Perbandingan Harga Suzuki Jimny di Indonesia, Australia, Jepang, dan Malaysia

Rabu, 23 Februari 2022 - 10:24 WIB
loading...
Perbandingan Harga Suzuki...
Suzuki Jimny yang dijual di Indonesia ternyata jauh lebih terjangkau dibanding Suzuki Jimny di Malaysia. Foto/Netcarshow
A A A
JAKARTA - Suzuki Jimny merupakan salah satu mobil SUV kecil yang fenomenal saat ini. Di Indonesia mobil yang sangat legendaris itu jadi buruan karena waktu indennya yang panjang.

Tidak heran jika banyak orang yang rela keluarkan uang lebih untuk mendapatkan Suzuki Jimny. Mulai dari membayar slot yang telah dimiliki oleh pemilik mobil hingga berburu ke pedagang-pedagang mobil bekas dan importir di umum.

Makanya jangan kaget kalau harga Suzuki Jimny bisa mencapai Rp500 jutaan. Tentu saja itu harga yang ditebus dengan cara yang disebutkan tadi. Beda jika Anda rela menunggu lama dengan memesan di dealer-dealer resmi PT Suzuki Indomobil Sales yang harga awalnya hanya Rp395,5 juta.

Baca juga : Ini Biaya Lengkap Dandanin Xpander Baru dengan Aksesoris Resmi

Apakah kondisi yang sama juga terjadi di negara lain? Selain itu berapa sih harga Suzuki Jimny di Australia, Jepang dan India? Yuk, cermati perbandingannya.

Perbandingan Harga Suzuki Jimny di Indonesia, Australia, Jepang, dan Malaysia


1. Indonesia

Indonesia hanya menyediakan dua varian Suzuki Jimny yakni Single Tone dan Two Tone. Setiap varian memiliki transmisi otomatis dan manual. Indonesia masih mengimpor Suzuki Jimny dari Jepang.

- MT Single Rp395,5 juta
- MT Two Tone Rp398,5 juta
- AT Single Tone Rp408 juta
- AT Two Tone Rp398,5 juta.

2. Malaysia

Seperti Indonesia, Malaysia mengimpor langsung secara utuh Suzuki Jimny dari Jepang. Hanya saja mereka hanya menjual satu varian saja, Suzuki Jimny All Grip Pro Automatic. Yang membedakan hanyalah warna yang tersedia.

- All Grip Pro AT Standard Color 168.900 Ringgit (Rp579,6 juta)
- All Grip Pro AT Kinetic Yellow 171.400 Ringgit (Rp588,1 juta)
- All Grip Pro AT Bluish Black Pearl 170.400 Ringgit (Rp584,7 juta)

Perbandingan Harga Suzuki Jimny di Indonesia, Australia, Jepang, dan Malaysia


3. Jepang

Jepang merupakan negara utama yang memproduksi Suzuki Jimny selain India yang membuat Suzuki Jimny 5 pintu. Sebagai produsen Suzuki Jimny, Jepang memiliki keleluasaan dalam penyediaan varian. Saat ini ada tiga varian Suzuki Jimny di Jepang yakni XG, XL dan XC.

Perbedaan hanya terletak pada kelengkapan mobil serta fitur-fitur canggih. Diketahui XC merupakan varian tertinggi dan XG adalah varian entry level.

- Suzuki Jimny XG 5 MT 1,485 juta Yen Rp185,3 juta)
- Suzuki Jimny XG 4 AT 1,611 juta Yen (Rp201,01 juta)
- Suzuki Jimnny XL 5 MT 1,611 juta Yen (Rp201,01 juta)
- Suzuki Jimny XL 4 AT 1,738 juta Yen (Rp216,8 juta)
- Suzuki Jimny XC 5 MT 1,776 juta Yen (Rp221,6 juta)
- Suzuki Jimny XC 4 AT 1m,903 juta Yen (Rp237,4 juta)

Baca juga : Sebelum Puasa Megacar Koenigsegg Segera Hadir di Indonesia

4. Australia

Australia merupakan negara terdekat Indonesia yang juga sangat suka dengan SUV. Termasuk SUV kompak seperti Suzuki Jimny. Merek juga meraskaan inden yang cukup lama dalam membeli Suzuki Jimny. Berikut daftar harganya:

- Suzuki Jimny GL Lite A 26.990 Dollar Australia (Rp279,9 juta)
- Suzuki Jimny GLX Manual 28.490 Dollar Australia (Rp295,5 juta)
- Suzuki Jimny GLX Automatic 29.990 Dollar Australia (Rp310,1 juta)

Kesimpulannya, Suzuki Jimny memang paling murah harganya di Jepang. Wajar karena di negeri matahari terbit Suzuki Jimny sudah masuk dalam kategori kei car yang mendapatkan insentif dari pemerintah setempat.

Untuk yang termahal ternyata bukan di Indonesia melainkan Malaysia. Nyatanya harga Suzuki Jimny bisa tembus Rp500 juta di Malaysia. Harga yang sama dikeluarkan oleh konsumen di Indonesia jika mengakalinya dengan membeli di luar distributor resmi.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suzuki Jimny Rhino 4x4...
Suzuki Jimny Rhino 4x4 Siap Diluncurkan Akhir Tahun Ini
Pelajari Otomotif Jepang,...
Pelajari Otomotif Jepang, BYD Rebut Orang Paling Berpengaruh di Nissan
Bukan Punya Presiden,...
Bukan Punya Presiden, Ini 5 Mobil dengan Kaca Anti Peluru yang Dijual Bebas
Ini Aturan Isi BBM di...
Ini Aturan Isi BBM di Malaysia dan Brunei Dampak Perang Iran dan AS
Anomali Jimny 5-Door:...
Anomali Jimny 5-Door: Saat Mobil Analog Menolak Tunduk pada Invasi SUV Listrik
Li Yunfei Akui Merek...
Li Yunfei Akui Merek China Saingan Terberat BYD Bukan Jepang
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Rekomendasi
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Puasa Tasua 9 Muharram:...
Puasa Tasua 9 Muharram: Dalil, dan Bacaan Niat Lengkap
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
Berita Terkini
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Didukung TGRI, Eric...
Didukung TGRI, Eric Saputra Juara OMR Agya Mandalika
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved