Cara Membaca Dipstick Oli Mobil dengan Mudah

Selasa, 01 Maret 2022 - 15:27 WIB
loading...
Cara Membaca Dipstick...
Cara membaca disptick oli mobil terbilang cukup mudah. Dipstick digunakan untuk mengambil sample pelumas. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Cara membaca disptick oli mobil terbilang cukup mudah. Beberapa orang mungkin ingin mengetahui cara membaca dipstick oli pada mobil tanpa pergi ke bengkel atau bertanya ke mekanik.

Jika anda perhatikan, komponen ini memiliki indikator ketinggian permukaan oli. Dipstick oli mobil ini memiliki tugas lain yaitu sebagai indikator kapasitas oli yang berguna untuk pemilik mobil agar bisa melakukan pengecekan sendiri pada mobilnya, dengan cara melihat kapasitas oli.

Anda bisa melakukan pengecekan dipstick oli di pagi hari ketika mobil belum dipanaskan, cara membacanya sangat mudah. Selain itu dipstick berguna sebagai alat untuk mengetahui kualitas pelumas yang dipakai.

Baca juga; Begini Akibatnya Kalau Telat atau Tidak Rutin Ganti Oli Mobil

Dipstick digunakan untuk mengambil sample pelumas, jika warna oli mobil sudah berubah lebih gelap artinya sudah harus diganti, pun bisa dicek dari baunya, jika berbau gosong, oli mobil tersebut sudah tidak optimal lagi.

Meski masa pakai pelumas dapat menempuh jarak 2.000 km namun bisa saja sebelum jarak tempuh tersebut pelumas harus diganti karena mesin bekerja lebih berat dari anjurannya. Misal sering mengangkut beban berat, medan yang berat, cuaca ekstrem dan kemacetan lalu lintas.

Baca juga; Banyak yang Tertipu, Begini Cara Bedakan Oli Mobil Asli dengan Palsu

Dilansir dari Federal Oil dan Lifepal, berikut cara membaca dipstick oli mobil.

1. Oli berada di bawah LOW (L)
Saat oli kurang, posisi ketinggiannya akan ada di bawah garis L stik oli. Oli yang sudah benar-benar tiris dari mesin bahkan tidak akan terlihat saat dicek dengan menggunakan stik oli. Jika hal ini terjadi pada mobil Anda, segera lakukan pengisian ulang oli.

Perlu diingat, penyebabnya memang bisa karena kapasitas oli berkurang atau bisa juga karena terdapat kebocoran mesin atau rembesan oli di sekitar mesin.

2. Oli berlebihan atau posisi berasa di atas tanda Full
Bagaimana jika kondisi oli mesin terlalu penuh? Maka posisinya berada di atas tanda Full. Jangan sampai kondisi oli mesin terlalu penuh. Hal ini akan menyebabkan mesin menjadi berat akibat poros mesin yang terendam oli.

3. Oli normal atau posisi berada di antara Low dan Full
Jika posisinya berada di antara Low dan Full itu menandakan oli yang pas atau normal. Pada kapasitas inilah oli paling pas di mobil kamu, tidak terlalu sedikit atau kepenuhan.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mudik Gratis untuk Mekanik,...
Mudik Gratis untuk Mekanik, Strategi Mobil Jaga Loyalitas di Tengah Persaingan Pelumas 2026
Nissan Siapkan Mesin...
Nissan Siapkan Mesin e-Power Baru dengan Sistem Katup Canggih
Pelumas Standar UEA...
Pelumas Standar UEA Mulai Bidik Industri Otomotif Indonesia
Jebakan Maut Pasca Liburan:...
Jebakan Maut Pasca Liburan: Dosa Sepele yang Bikin Kantong Jebol dan Mengancam Nyawa
Royal Enfield Siap Hadirkan...
Royal Enfield Siap Hadirkan Motor 250 cc untuk Pasar Asia
Lebih Tepat Mana, Jarak...
Lebih Tepat Mana, Jarak Tempuh atau Durasi Pemakaian Mobil untuk Ganti Oli?
Pertamina Fastron Jadi...
Pertamina Fastron Jadi Oli Mobil Pilihan Konsumen di Ajang WOW Brand 2026
Bareskrim Gerebek 9...
Bareskrim Gerebek 9 Gudang Produksi Oli Palsu, 5 Tersangka Ditangkap
Bantu Sesama, KST Adakan...
Bantu Sesama, KST Adakan Bukber dan Pembagian Oli Gratis
Rekomendasi
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Berita Terkini
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
Gemuruh Adrenalin Istora...
Gemuruh Adrenalin Istora dan Ketenangan Kabin G3+: Strategi Polytron Manjakan Atlet Bulu Tangkis Elite Dunia
Infografis
10 Jurusan dengan Pendaftar...
10 Jurusan dengan Pendaftar Terbanyak SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved