Taksi Otonom Rusia Berhenti Beroperasi di Amerika Serikat
Minggu, 06 Maret 2022 - 21:04 WIB
loading...
Dampak sanksi terhadap perang di Ukraina, perusahaan teknologi sekaligus situs pencarian asal Rusia, Yandex akan menyetop uji coba kendaraan otonom di AS. Foto/dok
A
A
A
MICHIGAN - Dampak sanksi terhadap perang di Ukraina, perusahaan teknologi sekaligus situs pencarian asal Rusia, Yandex akan menyetop uji coba kendaraan otonom dan robot trotoar di Amerika Serikat (AS).
Perusahaan mengatakan akan menghentikan pengoperasian armada robotaxi-nya di Ann Arbor, Michigan, AS serta layanan pengiriman barang GrubHub yang ditenagai oleh robot trotoar beroda enam.
“Kami berharap untuk melanjutkan operasi di masa depan,” kata juru bicara perusahaan seperti dikutip The Vergre, Minggu (6/3/2022).
BACA: Proyek Apple Car Kembali Ditinggalkan Pejabat Teras
Tidak jelas apa alasan Yandex menjeda proyeknya ini, namun besar kemungkinan ada kaitannya dengan banyaknya sanksi yang dijatuhkan ke Rusia.
Untuk diketahui, serangan yang dilancarkan Rusia ke Ukraina telah memantik reaksi keras negara Barat. Banyak pihak, termasuk perusahaan yang memutus kerja samanya dengan rusia.
Jengah dengan hal itu, pada hari Jumat, Rusia pun membalas sanksi-sanksi yang dilimpahkandengan mengumumkan telah memblokir akses ke Facebook. Dan saat ini Yandex juga berhenti beroperasi di AS.
Perusahaan mengatakan akan menghentikan pengoperasian armada robotaxi-nya di Ann Arbor, Michigan, AS serta layanan pengiriman barang GrubHub yang ditenagai oleh robot trotoar beroda enam.
“Kami berharap untuk melanjutkan operasi di masa depan,” kata juru bicara perusahaan seperti dikutip The Vergre, Minggu (6/3/2022).
BACA: Proyek Apple Car Kembali Ditinggalkan Pejabat Teras
Tidak jelas apa alasan Yandex menjeda proyeknya ini, namun besar kemungkinan ada kaitannya dengan banyaknya sanksi yang dijatuhkan ke Rusia.
Untuk diketahui, serangan yang dilancarkan Rusia ke Ukraina telah memantik reaksi keras negara Barat. Banyak pihak, termasuk perusahaan yang memutus kerja samanya dengan rusia.
Jengah dengan hal itu, pada hari Jumat, Rusia pun membalas sanksi-sanksi yang dilimpahkandengan mengumumkan telah memblokir akses ke Facebook. Dan saat ini Yandex juga berhenti beroperasi di AS.
Lihat Juga :