Kawasan Industri Otomotif di Rusia kini Jadi Kota Mati Akibat Sanksi Invasi

Rabu, 06 April 2022 - 09:32 WIB
loading...
A A A
Tidak hanya karena sanksi, beberapa perusahaan mobil yang membuka pabrik di Kaluga juga terpaksa menghentikan produksi akibat keterbatasan suplai komponen. Hal itu dialami oleh Stellantis dan Mitsubishi yang terpaksa merumahkan 2.000 karyawan mereka.

Jangan kaget, jumlah itu justru kalah besar dibanding yang terjadi di pabrik Volkswagen. Keputusan pabrikan Jerman itu untuk berhenti produksi karena adanya invasi membuat 4.000 karyawan pabrik Volkswagen sama sekali tidak bekerja hingga kini.

Saat ini jumlah warga yang tinggal di Kaluga memang tercatat sebanyak 325.000 orang. Hanya saja banyak dari mereka yang mengandalkan pendapatan mereka dari sektor otomotif.

Penutupan pabrik dan perumahan karyawan justru membuat aktivitas ekonomi Kaluga tidak berdenyut. Aktivitas pagi yang sudah tinggi di pagi hari hingga malam justru tidak kelihatan lagi. Kaluga benar-benar seperti kota mati.

Baca juga : Ada Euro4, Mitsubishi Pajero Sport Segera Upgrade Mesin

Kawasan Industri Otomotif di Rusia kini Jadi Kota Mati Akibat Sanksi Invasi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Toyota Jungkir Balik...
Toyota Jungkir Balik Akibat Perang Iran dan Amerika Serikat
Nissan Yakin Kembali...
Nissan Yakin Kembali Meraih Keuntungan Setelah Hampir Dua Tahun Terus Merugi
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Rekomendasi
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Daftar Lengkap 32 Tim...
Daftar Lengkap 32 Tim Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
Berita Terkini
Flying Flea C6 Motor...
Flying Flea C6 Motor Listrik Pertama Royal Enfield Diperkenalkan
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Ducati Kenalkan Panigale...
Ducati Kenalkan Panigale V4 Mrquez 2025 World Champion Replica
Honda BeAT 2026 Resmi...
Honda BeAT 2026 Resmi Berubah: Harga Mulai Rp19 Juta, Ini Daftar Lengkap Pembaruannya
Siapa Keiichi Tsuchiya?...
Siapa Keiichi Tsuchiya? Legenda yang Ubah Drifting dari Balapan Liar Jadi Kultur Global
Bukan Gelora E, Bukan...
Bukan Gelora E, Bukan Seres: E5 Plus Jadi Taruhan Terbesar DFSK Sepanjang Sejarah
Infografis
5 Fakta 2024 Jadi Tahun...
5 Fakta 2024 Jadi Tahun Kemenangan Rusia di Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved