Toyota dan Tesla Kembangkan Teknologi Self-Driving Camera-Vision
Jum'at, 08 April 2022 - 04:01 WIB
loading...
Toyota dan Tesla bekerja sama mengembangkan teknolog self-driving camera-vision untuk mewujudkan program mengemudi otonom. Foto/Autoevolution
A
A
A
TOKYO - Toyota dan Tesla bekerja sama mengembangkan teknolog self-driving camera-vision untuk mewujudkan program mengemudi otonom. Langkah ini cukup mengejutkan karena Toyota dianggap sebagai salah satu perusahaan paling konservatif di industri otomotif.
Pendekatan berbasis visi untuk pengembangan self-driving dianggap kurang aman oleh perusahaan lain, meskipun Elon Musk berpendapat bahwa manusia hanya membutuhkan mata untuk mengemudikan mobil. Tapi sekarang, Woven Planet, anak perusahaan Toyota, telah mengumumkan strategi serupa dalam mewujudkan mengemudi otonom secara penuh.
Woven Planet berpikir dengan beralih ke kamera murah untuk mengumpulkan data dan melatih sistem jaringan sarafnya dapat membantu menurunkan biaya dan mempercepat upaya self-driving perusahaan. Strategi ini hampir sama dengan yang dilakukan Tesla dan banyak mengundang kritik karena menghapus sensor radar dan lidar dari mobilnya.
Baca juga; Lebih Canggih dari Tesla, Honda Luncurkan Teknologi Mobil Otonom di Jepang
Jaringan ini membutuhkan jumlah data yang besar untuk mempelajari trik baru dan memberi masukan ke sistem agar jauh lebih efisien. Kamera telah terbukti efisien dan andal dalam hal ini, dan Tesla baru-baru ini mulai memindahkan semua kendaraan dalam jajarannya ke Tesla Vision, rangkaian sensor berbasis visi miliknya.
Pendekatan berbasis visi untuk pengembangan self-driving dianggap kurang aman oleh perusahaan lain, meskipun Elon Musk berpendapat bahwa manusia hanya membutuhkan mata untuk mengemudikan mobil. Tapi sekarang, Woven Planet, anak perusahaan Toyota, telah mengumumkan strategi serupa dalam mewujudkan mengemudi otonom secara penuh.
Woven Planet berpikir dengan beralih ke kamera murah untuk mengumpulkan data dan melatih sistem jaringan sarafnya dapat membantu menurunkan biaya dan mempercepat upaya self-driving perusahaan. Strategi ini hampir sama dengan yang dilakukan Tesla dan banyak mengundang kritik karena menghapus sensor radar dan lidar dari mobilnya.
Baca juga; Lebih Canggih dari Tesla, Honda Luncurkan Teknologi Mobil Otonom di Jepang
Jaringan ini membutuhkan jumlah data yang besar untuk mempelajari trik baru dan memberi masukan ke sistem agar jauh lebih efisien. Kamera telah terbukti efisien dan andal dalam hal ini, dan Tesla baru-baru ini mulai memindahkan semua kendaraan dalam jajarannya ke Tesla Vision, rangkaian sensor berbasis visi miliknya.
Lihat Juga :