Bidik Amerika, Subaru Bangun Pabrik Mobil Listrik Pertama
Sabtu, 14 Mei 2022 - 14:00 WIB
loading...
Subaru Solterra saat ini merupakan satu-satunya mobil listrik murni buatan Subaru.
A
A
A
JEPANG - Subaru segera membangun pabrik mobil listrik pertama mereka di Jepang pada akhir tahun ini. Pembangunan pabrik itu merupakan bagian dari upaya mereka membidik kebutuhan mobil listrik di Amerika Serikat.
Disebutkan Autoblog, mobil-mobil buatan Subaru memang diterima dengan baik masyarakat Amerika Serikat.Buktinya saat ini saja dealer-dealer Subaru mulai mengeluh akan ketersediaan mobil. Pasalnya mobil yang ada dalam stok atau gudang hanya mencapai 5.000 unit.
Subaru memprediksi hal yang sama akan terjadi di pasar mobil listrik . Apalagi saat ini faktanya masyarakat Amerika Serikat memang tidak melulu terpikat pada mobil listrik buatan Tesla.
Baca juga : Tiru Indonesia, Malaysia Ikut Goda Tesla Investasi Mobil Listrik
![Bidik Amerika, Subaru Bangun Pabrik Mobil Listrik Pertama]()
"Pasar mobil listrik telah berubah sangat cepat belakangan ini," ujar CEO Subaru, Tomomi Nakamura.
Subaru diketahui telah menyiapkan dana sebesar 250 miliar Yen atau setara Rp28,2 triliun untuk pengembangan bisnis mobil listrik. Seluruh uang itu akan digunakan untuk aktivasi bisnis selama lima tahun ke depan.
Disebutkan Autoblog, mobil-mobil buatan Subaru memang diterima dengan baik masyarakat Amerika Serikat.Buktinya saat ini saja dealer-dealer Subaru mulai mengeluh akan ketersediaan mobil. Pasalnya mobil yang ada dalam stok atau gudang hanya mencapai 5.000 unit.
Subaru memprediksi hal yang sama akan terjadi di pasar mobil listrik . Apalagi saat ini faktanya masyarakat Amerika Serikat memang tidak melulu terpikat pada mobil listrik buatan Tesla.
Baca juga : Tiru Indonesia, Malaysia Ikut Goda Tesla Investasi Mobil Listrik

"Pasar mobil listrik telah berubah sangat cepat belakangan ini," ujar CEO Subaru, Tomomi Nakamura.
Subaru diketahui telah menyiapkan dana sebesar 250 miliar Yen atau setara Rp28,2 triliun untuk pengembangan bisnis mobil listrik. Seluruh uang itu akan digunakan untuk aktivasi bisnis selama lima tahun ke depan.
Lihat Juga :