Suka Bikin Galau, Ini Penyebab dan Gejala Injektor Mobil Kotor

Senin, 11 Juli 2022 - 11:00 WIB
loading...
Suka Bikin Galau, Ini Penyebab dan Gejala Injektor Mobil Kotor
Penyebab dan gejala injektor mobil kotor dapat dideteksi dari beberapa hal. Salah satunya adalah asap kotor yang keluar dari knalpot mobil. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Suka bikin galau, ini penyebab dan gejala injektor mobil kotor yang perlu Anda pahami. Sebelum memahami ciri-cirinya, Anda lebih dulu perlu tahu fungsi dari injektor mobil.

Saat ini mobil-mobil moderen sudah menggunakan injektor atau sistem injeksi untuk penyemprotan bahan bakar ke ruang bakar. Berbeda dengan mobil lawas yang banyak menggunakan karburator yang suplai bahan bakar dan udaranya diatur manual.

Injektor mobil justru mensuplai bahan bakar dan udara lebih canggih dengan sistem komputerisasi yang melalui sebuah alat bernama ECU (Electronic Control Unit). Salah satu kelebihan ECU dibandingkan dengan karburator adalah jarang bermasalah.

Baca juga : Ini Perbedaan Bore Up dan Stroke Up pada Motor, Cermati Untung Rugi

Namun, bukan berarti Anda lepas tangan karena jarang bermasalah. Injektor mobil yang tidak terawat dengan baik dan kotor justru akan berdampak buruk pada mobil Anda.

Nah, berikut ini beberapa gejala yang diakibatkan injektor mobil yang kotor:

1. Jarum RPM Naik Turun

Saat Anda mengemudikan mobil Anda akan kesulitan menjalankannya. Pasalnya ECU tidak bekerja dengan normal karena kotornya injeksi mobil. Jarum RPM akan naik turun sehingga laju mobil tersendat.

2. Laju Mobil Sangat Berat

Akibat kondisi jarum RPM yang naik turun maka laju mobil aakn sangat berat. Hal itu disebabkan karena injeksi tersumbat kotoran dan karbon yang pastinya menggangu suplai bahan bakar kedalam mesin.

Sumbatan tersebut pada akhirnya membuat injektor tidak bisa membaca dengan normal aturan udara dan bensin yang masuk dalam pembakaran.

Baca juga : Ini Bedanya Konvoi Touring Jarak Jauh Mobil Listrik dengan Konvensional Versi Pemilik

3. Asap Kotor dari Knalpot

Sistem pembakaran yang tidak sempurna membuat residu yang dihasilkan proses pembakaran jadi sangat banyak. Alhasil residu itu akan berubah jadi asap kotor yang keluar dari knalpot.

Biasanya asap yang dihasilkan berwarna asap hitam tebal yang disertai dengan bau bensin.

4. Mobil Mogok Mendadak

Kotoran yang sangat tebal dan menyumbat injektor maka yang terjadi mobil bisa mati mendadak. Disebabkan karen katup selenoid tertutup. Itu sudah menjadi kondisi yang cukup parah karena sudah dapat dipastikan mobil sulit di hidupkan kembali.

Bahkan ketika hidup pun mobil akan mati kembali selang dalam beberapa menit. Hal ini akan sanga mengganggu sistem suplai bahan bakar pada mesin.

5. Mesin Tidak Bisa Dinyalakan

Ini merupakan gejala terakhir yang parah apabila Anda lalai atau meremehkan injektor mesin yang kotor yaitu mobil mengalami mogok.

Ini menandakan bahwa injektor mobil sudah sangat kotor dan sulit menyemprotkan suplai bahan bakar ke mesin. Tidak ada cara lain selain menderek mobil Anda ke area bengkel terdekat untuk mendapatkan perbaikan.
(wsb)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.4079 seconds (10.55#12.26)