Cari Pembeli, Volkswagen Ingin Keluar dari Rusia dengan Jual Pabrik
Jum'at, 21 Oktober 2022 - 16:30 WIB
loading...
A
A
A
Akibatnya, Nissan harus pasrah dan menanggung kerugian fantastis hingga 100 miliar Yen atau setara Rp10,3 triliun. Hanya saja disebutkan oleh Kementerian Industri dan Perdagangan Rusia , Nissan tetap diberi hak membeli kembali dalam waktu enam tahun.
Baca juga : Hilang 2.000 Tahun, Peta Bintang Angkasa Tertua Ditemukan di Biara Ortodoks
Penjualan ke NAMI akan mencakup fasilitas produksi dan penelitian Nissan di St Petersburg. Termasuk pusat penjualan dan pemasaran yang ada di Moskow.
Kesepakatan Nissan ini, menurut Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia, Denis Manturov sebagai hal yang "sangat penting bagi industri".
Langkah tersebut tentu sangat dihindari oleh Volkswagen. Hanya saja perusahaan mobil Jerman itu tentu tidak punya pilihan lain kecuali berharap pada entitas bisnis yang ada di Rusia untuk membeli pabrik mereka. Pasalnya perusahaan-perusahaan lain di luar Rusia tentu berpikir panjang jika ingin memiliki pabrik di Kaluga itu.
Baca juga : Hilang 2.000 Tahun, Peta Bintang Angkasa Tertua Ditemukan di Biara Ortodoks
Penjualan ke NAMI akan mencakup fasilitas produksi dan penelitian Nissan di St Petersburg. Termasuk pusat penjualan dan pemasaran yang ada di Moskow.
Kesepakatan Nissan ini, menurut Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia, Denis Manturov sebagai hal yang "sangat penting bagi industri".
Langkah tersebut tentu sangat dihindari oleh Volkswagen. Hanya saja perusahaan mobil Jerman itu tentu tidak punya pilihan lain kecuali berharap pada entitas bisnis yang ada di Rusia untuk membeli pabrik mereka. Pasalnya perusahaan-perusahaan lain di luar Rusia tentu berpikir panjang jika ingin memiliki pabrik di Kaluga itu.
(wsb)
Lihat Juga :