Kalahkan Amerika Serikat, Provinsi Guangdong Punya Pengisian Daya Mobil Listrik Terbanyak
Sabtu, 22 Oktober 2022 - 09:43 WIB
loading...
Provinsi Guangdong, wilayah pesisir yang berbatasan dengan Hong Kong, telah membangun ratusan ribu titik pengisian umum daya kendaraan listrik dalam beberapa tahun terakhir. Foto/Ilustrasi/Dok SINDOnews
A
A
A
BEIJING - Provinsi Guangdong , wilayah pesisir yang berbatasan dengan Hong Kong, telah membangun ratusan ribu titik pengisian umum daya kendaraan listrik dalam beberapa tahun terakhir. Tercatat ada 345.126 pengisi daya publik dan 19.116 stasiun pengisian daya pada akhir September 2022.
Guangdong pun memiliki jaringan pengisian daya kendaraan listrik terbesar di China, yang meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding tahun lalu. Bahkan menurut data BloombergNEF, jumlah itu sekitar tiga kali lebih banyak pengisi daya publik di seluruh Amerika Serikat (AS).
Analisis BloombergNEF menghitung ada sekitar 112.900 pengisi daya publik di seluruh AS dan 442.000 pengisi daya di Eropa pada akhir 2021, kalah dibandingkan dengan China yang berjumlah 1,15 juta. Bahkan hanya dalam 12 bulan terakhir, China menambahkan 592.000 pengisi daya publik, lebih banyak dari jumlah total yang diinginkan pemerintahan Biden pada tahun 2030.
Baca juga; Arab Saudi Rambah Bisnis Mobil Listrik, Target Ekspor 150.000 Kendaraan pada 2026
Tiang pengisian ini dipasang oleh operator utilitas pihak ketiga, perusahaan listrik milik negara, dua terbesar di antaranya adalah State Grid Corp dari China dan China Southern Power Grid. Ditambah dari pembuat mobil listrik seperti Tesla Inc dan Nio Inc dari China dan Xpeng Inc.
Guangdong pun memiliki jaringan pengisian daya kendaraan listrik terbesar di China, yang meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding tahun lalu. Bahkan menurut data BloombergNEF, jumlah itu sekitar tiga kali lebih banyak pengisi daya publik di seluruh Amerika Serikat (AS).
Analisis BloombergNEF menghitung ada sekitar 112.900 pengisi daya publik di seluruh AS dan 442.000 pengisi daya di Eropa pada akhir 2021, kalah dibandingkan dengan China yang berjumlah 1,15 juta. Bahkan hanya dalam 12 bulan terakhir, China menambahkan 592.000 pengisi daya publik, lebih banyak dari jumlah total yang diinginkan pemerintahan Biden pada tahun 2030.
Baca juga; Arab Saudi Rambah Bisnis Mobil Listrik, Target Ekspor 150.000 Kendaraan pada 2026
Tiang pengisian ini dipasang oleh operator utilitas pihak ketiga, perusahaan listrik milik negara, dua terbesar di antaranya adalah State Grid Corp dari China dan China Southern Power Grid. Ditambah dari pembuat mobil listrik seperti Tesla Inc dan Nio Inc dari China dan Xpeng Inc.
Lihat Juga :