Hasil Uji Pertalite dan Revvo 89 Bikin Kaget, Ini Jawaban Mengapa SPBU Vivo Antre Panjang

Selasa, 01 November 2022 - 10:39 WIB
loading...
Hasil Uji Pertalite dan Revvo 89 Bikin Kaget, Ini Jawaban Mengapa SPBU Vivo Antre Panjang
SPBU Vivo saat ini makin digemari oleh pengguna kendaraan bermotor. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Hasil uji bahan bakar Pertalite dari Pertamina dan Revvo 89 milik Vivo menghasilkan jawaban yang mengejutkan. Ini jadi jawaban mengapa SPBU Vivo antre panjang.

Diketahui pihak yang melakukan pengujian adalah Wakil Ketua Fraksi PKS DPR-RI, Mulyanto. Pengujian yang dilakukan secara independen itu dilakukan di laboratorium Sucofindo pada 10-13 Oktober 2022.

Dalam pengujian itu Mulyanto menyerahkan satu liter Pertalite dan Revvo 89 ke laboratorium Sucofindo, Tangerang, Banten. Di akun twitter resmi miliknya, @pakmul63, anggota Komisi VII DPR-RI itu melampirkan beberapa form hasil pengujian.

Dalam form pertama terlihat bahwa objek pengujian adalah kepadatan, warna, tekanan uap atau Reid Vapor Pressure (RVP), sulfur, stabilitas oksidasi, timbal, besi, mangan dan RON atau Research Octane Number. Jadi kedua jenis bahan bakar itu melakukan tahapan pengujian yang sama.

Hasilnya justru sangat menarik karena memang sedikit memberikan gambaran mengapa SPBU Vivo bisa antre panjang. Yang pertama, adalah kandungan Pb masih ada baik pada Pertalite maupun Revvo 89.

Baca juga : Mencari Penerus Nokia dan Siemens dari Eropa untuk Melawan Apple dan Samsung

Hasil Uji Pertalite dan Revvo 89 Bikin Kaget, Ini Jawaban Mengapa SPBU Vivo Antre Panjang


Kedua, nilai RON dari BBM Revvo 89 lebih baik dari Pertalite. Nilai RON BBM Revvo 89 tercatat 90,7, sementara Pertalite mempunyai nilai RON 90,3.

Selanjutnya, parameter lainnya yang diuji, secara umum masuk dalam standar. Keempat, dari data yg diuji tidak ditemukan indikasi yg menyimpang.

Secara umum dalam pengujian ini tidak ditemukan indikasi penyebab Pertalite boros atau akselerasinya lamban. Mulyanto mengatakan hasil pengujian itu sebenarnya akan lebih lengkap jika dilanjutkan dengan pengujian performa di antara kedua bahan bakar itu.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3633 seconds (11.210#12.26)