Teknologi Turbo Makin Marak, Sirimas Buka Workshop Baru di Kaltim

Jum'at, 18 November 2022 - 21:46 WIB
loading...
Teknologi Turbo Makin Marak, Sirimas Buka Workshop Baru di Kaltim
Penggunaan teknologi turbo kini semakin digemari oleh masyarakat dan pelaku bisnis. Foto-foto/DOK. Sirimas Turbo
A A A
JAKARTA - Sirimas Turbo, bengkel spesialis perawatan dan perbaikan teknologi turbo , membuka workshop baru di Kalimantan Timur (Kaltim) karena semakin maraknya penggunaan teknologi turbo. Saat ini tenaga induksi turbocharger memang semakin digemari masyarakat dan pelaku bisnis.

Pasalnya komponen turbocharger pada kendaraan memiliki fungsi untuk meningkatkan performa sekaligus menciptakan akselerasi berkendara yang menyenangkan. Pabrikan pun mulai menyematkan komponen turbo pada mobil yang berkapasitas mesin kecil.

Penggunaan teknologi turbo tidak hanya terlihat di Ibu Kota. Di beberapa wilayah lain juga mulai terlihat banyak pemilik kendaraan dan pabrik memanfaatkan teknologi turbo.

“Meningkatnya penggunan turbocharger pada kendaraan penumpang, kendaraan komersial serta alat berat hingga mesin pabrik, membuat workshop Sirimas melebarkan sayapnya di wilayah Kalimantan Timur. Hal ini lantaran kami ingin lebih dekat dengan konsumen di area Kalimantan untuk repair turbo,” papar Gandi selaku Technical Specialist & Advisor workshop Sirimas Turbocharger Specialist.

Bicara seputar turbocharger, inilah salah satu perangkat sistem induksi paksa (forced induction system) yang peran pentingnya untuk meningkatkan tenaga atau power mesin secara instan dengan memanfaatkan gas buang dari mesin.

Baca juga : Kilas Balik, Harga Fantastis Mobil-mobil Kepala Negara Dunia yang Hadir di Pulau Dewata

Teknologi Turbo Makin Marak, Sirimas Buka Workshop Baru di Kaltim


Ya, sebagai komponen yang berada di ruang mesin, turbocharger bukan berarti tidak bisa mengalami kerusakan. Salah satu faktor kerusakan turbo bisa terjadi karena masuknya benda asing seperti debu, serpihan batu, pasir hingga kotoran yang masuk ke dalam komponen turbo.

Selain itu, faktor kerusakan turbo lantaran kurangnya kualitas oli ke komponen turbo. Bahkan banyak pemilk kendaraan yang mengabaikan pentingnya kebersihan dan penggantian filter udara dan filter oli. Hal ini yang menyebabkan komponen turbocharger pada mesin tidak berfungsi maksimal.

Namun, jangan khawatir ketika mobil Anda memiliki komponen turbo dan mengalami masalah. Sirimas memberikan salah satu cara deteksi kerusakan turbo sekaligus bisa melakukan perbaikan turbo. “Timbulnya suara melengking dari komponen turbo. Karena kotoran yang masuk tersebut membentur blades compressor wheel. Bahkan kebocoran oli pada turbocharger pun bisa membahayakan. Salah satu efeknya ketika kekurangan suplai oli akan membuat engine jamming,” jelas Gandi.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1433 seconds (10.55#12.26)