Digadang-Gadang Gantikan Elon Musk, Presiden Tesla China Tom Zhu Ditarik ke Texas
Sabtu, 10 Desember 2022 - 07:49 WIB
loading...
A
A
A
Tom Zhu bergabung dengan Tesla pada tahun 2014 untuk membantu membangun jaringan Supercharger perusahaan dan baru-baru ini memimpin operasi pembuat mobil di Asia Pasifik. Pabrik Tesla di China itu diketahui sebagai pusat ekspor terbesar Tesla dan baru-baru ini menggandakan kapasitas tahunan menjadi sekitar 1 juta kendaraan.
Tesla saat ini telah mencoba untuk secara bersamaan meningkatkan produksi di pabrik terbarunya di Texas dan Berlin. Perusahaan mengonfirmasi pada bulan Oktober bahwa Gigafactory Berlin-Brandenburg mencapai tingkat produksi 2.000 kendaraan per minggu, tetapi tidak memberikan pembaruan Gigafactory Texas.
Baca juga; Tesla Selesaikan Pengiriman Truk Listrik Semi Pesanan 2 Perusahaan Makanan
![Digadang-Gadang Gantikan Elon Musk, Presiden Tesla China Tom Zhu Ditarik ke Texas]()
Pembaruan terakhir untuk Austin adalah pada bulan Juni, ketika Tesla mengkonfirmasi tingkat produksi mingguan 1.000 kendaraan. Perusahaan awalnya berencana untuk membuat SUV Model Y di Texas yang ditenagai oleh sel lithium-ion 4680 baru yang lebih besar. Namun, beralih menggunakan sel 2170 yang lebih lama karena baterai baru belum siap untuk produksi volume.
Isu Tom Zhu menjabat sebaia CEO Tesla muncul saat Elon Musk sibuk menjalankan akuisisi perusahaan terbarunya, raksasa media sosial Twitter. Apalagi pengusaha miliarder ini juga merupakan CEO SpaceX dan perusahaan tunneling The Boring Company, serta pendiri pengembang otak-chip Neuralink.
Tesla saat ini telah mencoba untuk secara bersamaan meningkatkan produksi di pabrik terbarunya di Texas dan Berlin. Perusahaan mengonfirmasi pada bulan Oktober bahwa Gigafactory Berlin-Brandenburg mencapai tingkat produksi 2.000 kendaraan per minggu, tetapi tidak memberikan pembaruan Gigafactory Texas.
Baca juga; Tesla Selesaikan Pengiriman Truk Listrik Semi Pesanan 2 Perusahaan Makanan

Pembaruan terakhir untuk Austin adalah pada bulan Juni, ketika Tesla mengkonfirmasi tingkat produksi mingguan 1.000 kendaraan. Perusahaan awalnya berencana untuk membuat SUV Model Y di Texas yang ditenagai oleh sel lithium-ion 4680 baru yang lebih besar. Namun, beralih menggunakan sel 2170 yang lebih lama karena baterai baru belum siap untuk produksi volume.
Isu Tom Zhu menjabat sebaia CEO Tesla muncul saat Elon Musk sibuk menjalankan akuisisi perusahaan terbarunya, raksasa media sosial Twitter. Apalagi pengusaha miliarder ini juga merupakan CEO SpaceX dan perusahaan tunneling The Boring Company, serta pendiri pengembang otak-chip Neuralink.
(wib)
Lihat Juga :