Terlalu Banyak Merek Otomotif, Skoda Siap Keluar dari China

Selasa, 13 Desember 2022 - 13:36 WIB
loading...
Terlalu Banyak Merek...
Skoda siap angkat kaki dari pasar otomotif China. FOTO/ IST
A A A
BEIJING - Terlalu banyak merek mobil buatan China memaksa Skoda berniat untuk tarik diri dari bisnis otomotif di China.

BACA JUGA - Produsen Mobil China NIO Dikabarkan Mengembangkan Smartphone

Langkah tersebut diambil mengingat semakin ketatnya persaingan yang terjadi di pasar, terbukti dengan menurunnya angka penjualan.

Skoda mencatat penurunan penjualan sebesar 13 persen pada tahun 2021, dan selama sembilan bulan pertama tahun ini, penjualan Skoda menurun sebesar 31 persen.

Menurut CEO Skoda, Klaus Zellmer berkata, "Jika kita ingin memfokuskan upaya kita, lebih baik melihat skenario saat ini dan kemudian membuat keputusan,'' tutur Klaus seperti dilansir dari Automobilwoche Selasa (15/12/2022).

Salah satu opsi yang tersedia adalah mengakhiri operasi perakitan lokal dan membatasi penawaran hanya untuk model impor.

Jika Skoda ingin keluar langsung dari pasar otomotif China, dana yang tersedia akan disalurkan ke pasar lain di dunia.

Misalnya, pasar Vietnam memiliki potensi penjualan 40.000 unit per tahun.

Inilah alasan Skoda mencari peluang untuk membuka pabrik baru di negara tersebut, di mana operasi CKD diharapkan akan dimulai pada 2024.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Skoda Kodiaq RS 6 Habis...
Skoda Kodiaq RS 6 Habis Terjual dalam Waktu 6 Menit, Apa Keistimewaanya?
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Jurus China Singkirkan...
Jurus China Singkirkan Mobil PHEV Eropa dari Pasar Otomotif
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Rekomendasi
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
Lagu Sedia Aku Sebelum...
Lagu Sedia Aku Sebelum Hujan Viral di Australia, Gita Idgitaf Ungkap Sempat Tertekan
Lisa BLACKPINK Akui...
Lisa BLACKPINK Akui Sering Patah Hati, Rumor Putus dari Frederic Arnault Makin Menguat
Berita Terkini
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
Ford Gunakan Beruang...
Ford Gunakan Beruang Raksasa untuk Menguji Kualitas F150
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved