FBI Grebek Perusahaan China Salah Satu Peserta CES 2016

Jum'at, 08 Januari 2016 - 20:23 WIB
FBI Grebek Perusahaan...
FBI Grebek Perusahaan China Salah Satu Peserta CES 2016
A A A
LAS VEGAS - Ada yang berbeda di ajang CES 2016, bukan karena produk yang canggih atau luar biasa. Namun, saat pameran berlangsung beberapa anggota FBI yang mengenakan seragam dengan lencana lengkap menggerebek salah satu stan pameran.

Seperti dilansir dari Engadget, Jumat (8/1/2016), stan itu adalah stan hoverboard dari perusahaan China, Changzhou First International Trade. Pasalnya perusahaan tersebut telah meniru desain hoverboard roda satu milik perusahaan startup asal Silicon Valley, First Motion.

Seperti diinformasikan First Motion sebenarnya telah memperkenalkan hoverboard serupa, dengan nama Onewheel tahun lalu di ajang yang sama. Bahkan First Motion mendapatkan pendanaan melalui situs Kickstarter sebesar USD630.000 USD atau sekitar Rp8,7 miliar.

Pihak First Motion telah mematenkan hoverboard roda satu pada Agustus 2015 lalu. Dan mendapatkan paten kedua, seminggu sebelum ajang CES 2016 dimulai atas desain Onewheel.

Sebelum terjadi penggerebekan, pengacara dari First Motion, Shawn Kolitch, telah melayangkan surat kepada Changzhou First International Trade untuk menghentikan segala aktifitas penjualan hoverboard yang mirip dengan milik mereka.

Namun, pihak perusahaan China ini tak menanggapi isi surat ini. Bukan hanya itu saja teguran yang dilakukan, satu hari sebelum pembukaan CES 2016, Kolitch langsung mendatangi stan perusahaan China tersebut. Tapi tak membuahkan hasil bahkan mereka meremehkan.

Tindakan First Motion akhirnya mengajukan gugatan kepada penegak hukum setempat hari Rabu lalu. Tujuannya menghentikan perusahaan China tersebut memperkenalkan produk hoverboard yang mirip dengan milik First Motion. Setelah kejadian itu, stan tersebut kini kosong tanpa ada yang mengisinya lagi.

Seperti diketahui, bukan rahasia lagi apa saja bisa dibuat KW-nya (tiruannya) di negara China. Mulai dari perangkat gadget hingga kendaraan mewah. Harganya pun sudah pasti jauh lebih murah dibanding yang paten. Misalnya Onewheel dibanderol USD1500 atau sekitar Rp21 juta. Sementara hoverboard produk dari Changzhou First International Trade dibanderol hanya USD500 USD Rp7 juta.
(dol)
Berita Terkait
Sosialisasikan COVID-19,...
Sosialisasikan COVID-19, Pengelola Apartemen Manfaatkan Jaringan TV Lokal
Pabrik Mulai Berproduksi,...
Pabrik Mulai Berproduksi, VW Ubah Logo seperti Game PacMan
Ide Ini Belum Dipikirkan...
Ide Ini Belum Dipikirkan Merek Lain, Hyundai Bangun Mobil dengan Empat Kaki
GIIAS 2021, AFL Goda...
GIIAS 2021, AFL Goda Pengunjung dengan Beragam Promo Menarik
Pura Trans dan Hino...
Pura Trans dan Hino Latih Smart Driving untuk Para Sopir
Berkat Kerja Keras Tim,...
Berkat Kerja Keras Tim, CentrePark Raih Penghargaan Wajib Pajak Terbaik
Berita Terkini
Lotus Memperkenalkan...
Lotus Memperkenalkan Struktur Baru untuk Eletre dan Emeya
8 jam yang lalu
Industri Otomotif Bakal...
Industri Otomotif Bakal Sekarat, Ini Risiko yang Mengintai AS Terkait Tarif Impor
15 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Diberlakukan, Hyundai Menang Telak
17 jam yang lalu
Ducati Desmo450 MX Mesin...
Ducati Desmo450 MX Mesin 1 Silender 449cc dengan Bobot Ringan
19 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Bakal Kubur Niat Orang Beli Mobil Baru
20 jam yang lalu
BYD Salip Tesla di Eropa,...
BYD Salip Tesla di Eropa, Penjualan di Q1 2025 Naik 60 Persen
21 jam yang lalu
Infografis
5 Teknologi Canggih...
5 Teknologi Canggih Masjidilharam, Salah Satunya Robot Panduan
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved