Ford Hengkang karena Tidak Bisa Bersaing

Selasa, 26 Januari 2016 - 00:16 WIB
Ford Hengkang karena...
Ford Hengkang karena Tidak Bisa Bersaing
A A A
JAKARTA - Keputusan Ford, melalui Agen Pemegang Merek (APM) PT Ford Motor Indonesia (FMI) mundur di Tanah Air mengagetkan banyak pihak. Pemerintah menilai langkah produsen asal negeri Paman Sam itu hengkang karena tidak bisa bersaing dengan pelaku industri automotif lainnya di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin menanggapi keputusan yang diambil Ford. Dia menerangkan industri komponen di dalam negeri mendapat insentif dari pemerintah berupa Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMDTP) untuk impor bahan baku pembuatan komponen, sehingga berpengaruh pada harga kendaraan bermotor (KBM) yang menggunakan komponennya.

"Pemerintah juga memberikan insentif lain untuk produk-produk KBM produksi dalam negeri yang konsumsi bahan bakarnya hemat. Sehingga untuk jenis yang setara dari Ford tidak dapat bersaing. Terbukti bahwa pada saat situasi ekonomi sulit justru KBM hemat BBM yang masih signifikan penjualannya," ujar Menperin melalui pesan singkatnya kepada Sindonews, Senin (26/1/2016).

Investasi di bidang automotif masih cukup baik, buktinya Wuling, Mitsubishi, Isuzu dan lainnya, malah berinvestasi sangat besar, sementara pabriknya dalam pembangunan.

Jadi, investasi automotif masih terus meningkat. Contoh Wuling, saat ini investasi USD750 juta yang sementara pabriknya sedang tahap pembangunan dan 2017 berproduksi. Kemudian, Mitsubishi investasi Rp6 triliun, dan Isuzu Rp3,5 triliun yang sementara pabriknya dalam konstruksi. "Yang enggak punya pabrik di Indonesia yang biasanya ragu-ragu," tandas Menperin.

Diberitakan sebelumnya, Agen Pemegang Merek (APM) PT Ford Motor Indonesia (FMI) memutuskan untuk mundur dari seluruh operasi bisnisnya di Tanah Air. Padahal, peluncuran salah satu SUV andalannya, yaitu Ford Everest sangat ditunggu-tunggu.

Atas hal ini, satu persatu APM merek Amerika tumbang dari persaingan pasar automotif nasional. Di mana sebelumnya Chevrolet lebih dulu meninggalkan Indonesia.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab pasti Ford mundur di Indonesia. Di mana pada Senin (25/1/2016), melalui website resminya FMI mengumumkan penghentian operasional bisnisnya di Tanah Air.

Baca juga:
Setelah Chevrolet, Kini Giliran Ford Akan Tinggalkan Indonesia
Layanan Servis, Suku Cadang dan Garansi Ford Masih Normal
Menperin: Kepergian Ford Tak Pengaruhi Industri Automotif Nasional
(dmd)
Berita Terkait
PT Vale Sambut Kemitraan...
PT Vale Sambut Kemitraan dengan Ford pada Proyek HPAL Pomalaa
Karyawan Lupa Kencangkan...
Karyawan Lupa Kencangkan Baut Gearboks, Ratusan Mobil Ford Ditarik Kembali
Ford Upgrade Supercharger...
Ford Upgrade Supercharger Mustang 2024, Ini Kecepatan yang Dihasilkan
Rusak di Bagian Pintu,...
Rusak di Bagian Pintu, Ford Recall 2,15 Juta Unit Mobil
Ikuti Jejak Toyota,...
Ikuti Jejak Toyota, Ford Daftarkan Paten Mesin Bertenaga Hidrogen
Ford dan RMA Indonesia...
Ford dan RMA Indonesia Resmikan Dealer 3S Pertama di Bali
Berita Terkini
Tarif Impor Trump Jadi...
Tarif Impor Trump Jadi Mimpi Buruk Industri Otomotif China
7 jam yang lalu
Harga Mobil dan Motor...
Harga Mobil dan Motor Bakal Gila-gilaan Akibat Tarif Baru Donald Trump
8 jam yang lalu
CEO XPENG: Mobil Terbang...
CEO XPENG: Mobil Terbang Akan Lebih Banyak Dibeli Dibandingkan Kendaraan Listrik
9 jam yang lalu
Honda Bocorkan Interior...
Honda Bocorkan Interior Prototipe Prelude, Ini Isi Dalamannya
12 jam yang lalu
Audi Kenalkan Supercar...
Audi Kenalkan Supercar Bermesi Diesel, Segini Tenaganya
14 jam yang lalu
AS Umumkan Tarif Baru...
AS Umumkan Tarif Baru Mobil Buatan Luar Negeri Termasuk Indonesia
17 jam yang lalu
Infografis
13 Rudal dan Drone Iran...
13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hancurkan Pangkalan AS
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved