Ford Lebih Baik Mundur Daripada Berdarah-darah

Rabu, 27 Januari 2016 - 09:43 WIB
Ford Lebih Baik Mundur...
Ford Lebih Baik Mundur Daripada Berdarah-darah
A A A
JAKARTA - PT Ford Motor Indonesia (FMI) mengeluarkan keputusan yang sangat mengejutkan berbagai pihak dikalangan industri automotif Indonesia. Dalam laman resminya mengumumkan menghentikan operasi di Indonesia pada paruh kedua tahun ini.

Keputusan bisnis yang diambil mencakup penghentian penjualan dan impor resmi. Langkah yang diambil Ford untuk tidak bertahan lagi di Indonesia merupakan keputusan yang logis menurut FA.Suwadji Wirjono Aftersales Operation Director PT Nusantara Group yang mempunyai jaringan dealer Ford.

"Mundur sekarang lebih baik dan ini rasional. Karena apabila masih bertahan akan berdarah-darah. Karena tak akan mendapatkan pundi-pundi keuntungan yang maksimal," ujar Suwadji saat dihubungi Sindonews, Selasa (26/1/2016) lewat sambungan telepon.

Suwadji menambahkan mundurnya Ford dari Indonesia ada beberapa aspek, yang paling utama adalah strategi yang tidak tepat.

"Untuk mengendalikan pasar seharusnyanya jangan menargetkan 5.000 unit pertahun. Bila serius bertarung di Indonesia harusnya lebih dari itu. Semua lini harus dipasang strategi, Di Indonesia merek Jepang sangat menguasai sebanyak 94%, sisanya 6% dibagi beberapa merek termasuk Ford," tambahnya.

Pasar Indonesia menurutnya kurang pas bagi Ford, Suwadji memberikan contoh tentang keberadaan Eco-Sport yang responnya sangat minim di Indonesia. Berbeda bila Ford bertarung di pasar Eropa, Amerika dan China.

Sepanjang tahun lalu, mengutip dari Gaikindo, FMI membukukan wholesale sebesar 4.986 unit. Di Indonesia, pabrikan Amerika ini menjual Focus, EcoSport, Fiesta, Everest, dan Ranger. Di dalam negeri pabrikan hanya menguasi 0,6 persen market share.

Tiga mobil terlaris Ford di Indonesia sepanjang tahun lalu adalah Focus Trend 1,6 liter (4.954 unit), EcoSport (2.713 unit), dan Ranger (1.315 unit). Namun, tetap itu masih terhitung tidak menguntungkan bagi Ford. Dan dampaknya bagi main dealer akan terjadi pengurangan karyawan.
(dol)
Berita Terkait
PT Vale Sambut Kemitraan...
PT Vale Sambut Kemitraan dengan Ford pada Proyek HPAL Pomalaa
Karyawan Lupa Kencangkan...
Karyawan Lupa Kencangkan Baut Gearboks, Ratusan Mobil Ford Ditarik Kembali
Ford Upgrade Supercharger...
Ford Upgrade Supercharger Mustang 2024, Ini Kecepatan yang Dihasilkan
Rusak di Bagian Pintu,...
Rusak di Bagian Pintu, Ford Recall 2,15 Juta Unit Mobil
Ikuti Jejak Toyota,...
Ikuti Jejak Toyota, Ford Daftarkan Paten Mesin Bertenaga Hidrogen
Ford dan RMA Indonesia...
Ford dan RMA Indonesia Resmikan Dealer 3S Pertama di Bali
Berita Terkini
Tarif Impor Trump Jadi...
Tarif Impor Trump Jadi Mimpi Buruk Industri Otomotif China
7 jam yang lalu
Harga Mobil dan Motor...
Harga Mobil dan Motor Bakal Gila-gilaan Akibat Tarif Baru Donald Trump
9 jam yang lalu
CEO XPENG: Mobil Terbang...
CEO XPENG: Mobil Terbang Akan Lebih Banyak Dibeli Dibandingkan Kendaraan Listrik
10 jam yang lalu
Honda Bocorkan Interior...
Honda Bocorkan Interior Prototipe Prelude, Ini Isi Dalamannya
12 jam yang lalu
Audi Kenalkan Supercar...
Audi Kenalkan Supercar Bermesi Diesel, Segini Tenaganya
15 jam yang lalu
AS Umumkan Tarif Baru...
AS Umumkan Tarif Baru Mobil Buatan Luar Negeri Termasuk Indonesia
18 jam yang lalu
Infografis
Takut Rusia, Negara-negara...
Takut Rusia, Negara-negara NATO Mundur dari Perjanjian Ranjau
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved