Riset: Smartphone Turunkan Produktivitas Kerja Karyawan

Sabtu, 03 September 2016 - 17:21 WIB
Riset: Smartphone Turunkan...
Riset: Smartphone Turunkan Produktivitas Kerja Karyawan
A A A
JAKARTA - Keberadaan smartphone sangat membantu untuk berkomunikasi maupun mendukung mobilitas sehari-hari. Berdasarkan hasil penelitian psikologis terbaru oleh Universitas Würzburg and Nottingham Trent, atas permintaan Kaspersky Lab tanpa disadari, keberadaan smartphone justru menurunkan produktivitas kerja.

Penelitian ini menggali korelasi antara tingkat produktivitas dan jarak antara peserta dengan smartphone mereka. Ketika smartphone mereka dibawa pergi, kinerja peserta meningkat 26%.

Penelitian dilakukan dengan menguji perilaku 95 orang yang berusia antara 19 hingga 56 tahun di laboratorium Universitas Würzburg dan Nottingham-Trent. Rentang usia ini dipilih dengan alasan untuk menyeimbangkan kondisi serta jenis kelamin dalam penelitian di setiap lokasi laboratorium.

Peneliti meminta partisipan untuk menguji konsentrasi mereka di empat situasi yang berbeda, yaitu dengan smartphone di dalam saku, di atas meja, terkunci di laci dan dipindahkan dari ruangan tersebut.

Hasilnya cukup signifikan, tes menunjukkan bahwa konsentrasi terendah terjadi pada saat smartphone berada di atas meja, namun dengan bertambahnya jarak antara partisipan dengan ponsel pintar, kinerja mereka meningkat. Secara keseluruhan, hasil tes 26% lebih tinggi ketika ponsel mereka dipindahkan dari ruangan tersebut.

Berbanding terbalik dengan ekspektasi, ketiadaan smartphone tidak membuat partisipan merasa gelisah. Tingkat kegelisahan stabil selama penelitian berlangsung. Bagaimanapun, pada umumnya wanita lebih gelisah dibanding rekan pria mereka.

Para peneliti menyimpulkan bahwa tingkat kegelisahan tidak dipengaruhi smartphone, tetapi lebih kepada permasalahan gender. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa di satu sisi, seseorang yang terpisah dengan smartphonenya menghasilkan efek emosional negatif, seperti peningkatan rasa gelisah.

Namun di sisi lain, studi mendemonstrasikan bahwa kehadiran smartphone dapat menjadi gangguan. Dengan kata lain, kehadiran dan ketidakhadiran smartphone dapat merusak konsentrasi.

"Pada intinya, penemuan kami dari hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa dibanding kehadiran ponsel pintar, ketidakhadiranlah yang dapat meningkatkan konsentrasi," ujar Jens Binder dari Universitas Nottingham Trent, Sabtu (3/9/2016).

Hasil eksperimen berkorelasi dengan penemuan dari survei sebelumnya yang bernama "Digital Amnesia at Work". Dalam survei ini, Kaspersky Lab mendemonstrasikan bahwa perangkat digital dapat menghasilkan dampak negatif terhadap tingkat konsentrasi.

Ketika larangan menggunakan perangkat digital di tempat kerja tidak benar-benar menjadi pilihan, temuan ini dikombinasikan dengan survei dari "Digital Amnesia at Work"-memberikan wawasan bagi pelaku bisnis tentang bagaimana meningkatkan produktivitas mereka.

"Alih-alih mengharapkan akses permanen ke smartphone mereka, produktivitas karyawan kemungkinan dapat ditingkatkan jika saja mereka memiliki waktu khusus untuk 'smartphone-free'. Salah satu cara untuk melakukan ini dengan menerapkan 'peraturan rapat' - yaitu tidak boleh ada ponsel dan tidak boleh ada komputer di lingkungan kerja yang normal," ujar Vladimir Zapolyansky, Head of SMB Marketing, Kaspersky Lab.

Dirinya menambahkan, pelaku bisnis juga harus menyadari bahwa dengan lanskap bisnis yang saling terhubung saat ini, tingkat konsentrasi yang lebih rendah dapat menimbulkan isu keamanan. Serangan ditargetkan yang canggih, misalnya hanya dapat ditemukan jika karyawan waspada pada tampilan dan isi yang tak terduga dan tidak biasa dari e-mail.

Karena itu, penting bagi pelaku bisnis untuk menerapkan langkah-langkah keamanan, termasuk sesi pelatihan, untuk meningkatkan kewaspadaan karyawan, apakah karyawan menggunakan smartphone mereka di tempat kerja atau tidak.

Manajemen keamanan perangkat mobile sama pentingnya demi melindungi data-data bisnis yang sensitif guna menerapkan efisiensi usaha.
(izz)
Berita Terkait
Gandeng Daihatsu, Inilah...
Gandeng Daihatsu, Inilah Fasilitas di Resta Pendopo KM 456 Tol Semarang-Solo
Lanjutkan S2, Lima Anggota...
Lanjutkan S2, Lima Anggota BTS masuk Hanyang Cyber University
5 Cara Cek Rest Area...
5 Cara Cek Rest Area Terdekat Lewat HP Saat Mudik Lebaran 2025, Mudah Banget!
Gunakan Satu Kartu E-Toll...
Gunakan Satu Kartu E-Toll untuk Dua Mobil, Pengemudi Kaget Didenda Rp800 Ribu!
9 Rest Area Terindah...
9 Rest Area Terindah di Indonesia, Referensi Tempat Istirahat Nyaman saat Mudik
5 Rekomendasi Rest Area...
5 Rekomendasi Rest Area Terbaik di Jawa Tengah untuk Melepas Lelah
Berita Terkini
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Honda CB400SF E-Clutch...
Honda CB400SF E-Clutch dan CBR400R Four Siap Diluncurkan Bulan Depan!
Bentley Gunakan Suara...
Bentley Gunakan Suara Drum untuk Gantikan Suara V8 di EV Pertamanya
Geely Pamer Performa...
Geely Pamer Performa dan Inovasi di Sirkuit Mandalika, Begini Sensasinya
Pre-Book Coolray, SUV...
Pre-Book Coolray, SUV ICE Geely Pertama di Indonesia Resmi Dibuka
Infografis
10 Negara dengan Jam...
10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved