Yamaha Nilai Penggeledahan KPPU Tidak Sesuai Prosedur

Selasa, 10 Januari 2017 - 10:10 WIB
Yamaha Nilai Penggeledahan...
Yamaha Nilai Penggeledahan KPPU Tidak Sesuai Prosedur
A A A
JAKARTA - Kasus dugaan kartel yang melibatkan Yamaha dan Honda telah sampai pada tahap pembacaan kesimpulan. Kemarin, Senin (9/1/2017) tim investigator Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) dan para terlapor saling melemparkan pendapat.

Terlapor satu (Yamaha) menyatakan sikap kekeberatannya atas penggeledahan yang dilakukan KPPU tanpa membawa surat pemberitahuan resmi dari pengadilan.

"Kejadiannya terekam CCTV kami yang terpasang dipasang di kantor Pulogadung. Kami menduga investigator telah datang ke perusahaan kami tanpa surat pemberitahuan," ujar Vice President PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Dyonisius Beti di Jakarta.

(Baca: KPPU Sebut Yamaha dan Honda Terbukti Bersekongkol Lakukan Kartel)

Dyonisius menjelaskan, pada saat penggeledahan, terdapat lima orang petugas KPPU yang melakukan penggeledahan di ruang kerja staf Yamaha.

"Petugas KPPU masuk dan menyuruh salah seorang karyawan kami untuk mengambil dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Dokumen itu diambil dan dijadikan bukti dipersidangan," tambahnya.

Sementara itu, Investigator KPPU, Helmi Nurjamil mengungkapkan bahwa petugas yang bertugas di lapangan sudah menjalankan tugas sesuai prosedur.

(Baca: Yamaha dan Honda Bantah Investigasi KPPU Telah Bersekongkol)

"Ini perlu saya luruskan, sebenarnya dalam bergerak kita punya surat tugas. Kita kan tidak mungkin ujuk-ujuk masuk ke perusahaan orang, kita juga saat ke sana sudah diperiksa pihak keamanan setempat dengan mengisi buku tamu dan meninggalkan kartu identitas," tandas Helmi.
(dmd)
Berita Terkait
Identik dengan Motor...
Identik dengan Motor Yamaha, Inilah Plus Minus Mesin SOHC
Yamaha R6 Resmi Berhenti...
Yamaha R6 Resmi Berhenti Produksi setelah 25 Tahun Mengaspal
Kesempatan Jajal All...
Kesempatan Jajal All New R15 Series di Sirkuit Mandalika
Dilengkapi Fitur Audio,...
Dilengkapi Fitur Audio, Yamaha MT-09 2024 Berubah Total
Honda Siap Pasok EM1...
Honda Siap Pasok EM1 e: dan BENLY e:I ke Yamaha
Yamaha Lexi LX 155 Tawarkan...
Yamaha Lexi LX 155 Tawarkan Sejumlah Keunggulan, Berikut Ulasannya
Berita Terkini
Ngegas Naik Changan...
Ngegas Naik Changan Deepal S05 Jakarta- Ciletuh, Ternyata Begini Rasanya
Kenapa BAIC Taruh Setengah...
Kenapa BAIC Taruh Setengah Nasib 2026 di Tangan T1?
Berteknologi 3D Bespoke...
Berteknologi 3D Bespoke Scan, Otoproject Kenalkan Karpet Bisa Lakukan Pemetaan
BAIC T1 Hadir, Ini Alasan...
BAIC T1 Hadir, Ini Alasan Orang Pilih Hatchback Crossover EV Dibanding SUV Listrik!
Peta Persaingan Hatchback...
Peta Persaingan Hatchback Crossover EV 2026: BAIC T1 vs BYD Dolphin, Aion UT, GWM Ora, dan MG S5 EV
Harga dan Spesifikasi...
Harga dan Spesifikasi BAIC T1 di Indonesia: Bidik 1.000 Unit, Target Hatchback Crossover Listrik
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved