Jinrikisha Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Teknologi Canggih

Jum'at, 27 Oktober 2017 - 20:27 WIB
Jinrikisha Tetap Bertahan...
Jinrikisha Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Teknologi Canggih
A A A
SHIBUYA - Di tengah Teknologi alat transfortasi di Jepang yang terkenal dengan produk-produk yang canggih dan luar biasa, namun meskipun demikian Jinrikisha alat trasnfortasi tradisional Jepang ini masih tetap dipertahankan keberadaan dan keasliannya di tengah kota yang sangat super modern.

Berdasarkan pengamatan SINDOnews, di Jepang khususnya di daerah di kawasan wisata kuil Sensoji, Asakusa Jumat (27/10/2017), kendaraan yang bernama Jinrikisha alias becak khas Jepang ini menjadi alat transfortasi yang cukup populer dan tetap dipertahankan oleh pemerintah Jepang kendaraan, masih jadi alat transfortasi yang sangat modern.
Jinrikisha Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Teknologi Canggih


Jinrikisha berasal dari kata jin = manusia, riki = daya atau tenaga, dan sha = kendaraan. Jadi memang benar jika kendaraan Jinrikisha ini ditarik oleh pemuda-pemuda Jepang yang perkasa dan bertenaga. Jadi memang benar jika kendaraan Jinrikisha ini ditarik oleh pemuda-pemuda Jepang yang perkasa dan bertenaga.

Jinrikisha Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Teknologi Canggih


Karena berat dari becak beroda dua ini saja sudah berat mencapai puluhan kilogram, apalagi jika ditambah dengan berat penumpangnya. Bisa dibayangkan bukan, yang pasti penarik Jinrikisha harus mempunyai tenaga yang besar terutama mengandalkan kekuatan kaki dan tangan.

Jinrikisha tak boleh dianggap sebelah mata, selain itu, tukang penarik Jinrikisha Jepang penarik Jinrikisha ini begitu ganteng dan ramah. Yang pasti mereka sanggup mengantar Anda berkeliling wisata Jepang. Namun tarif untuk jalan-jalan dengan becak khas ini pun terbilang cukup merogoh banyak kocek nih, yaitu berkisar antara 5.000 – 7.000 Yen tergantung dari jarak tempuhnya. Sedangkan tarif standarnya dipatok seharga 3.000 Yen/orang dan 4.000 Yen untuk dua orang penumpang.
Jinrikisha Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Teknologi Canggih


Transportasi tradisional ini mulai beroperasi sekitar tahun 1868 ketika restorasi Meiji. Bahkan Jinrikisha dari Jepang ini dianggap sebagai nenek moyangnya becak pertama kali di dunia. Saat ini Jinrikisha hanya bisa ditemui di sekitar kawasan wisata Asakusa (Tokyo) dan Kyoto. Dengan sigap, mereka akan membantu Anda berkeliling di lokasi wisata tanpa perlu lelah berjalan kaki.

Jinrikisha Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Teknologi Canggih
(wbs)
Berita Terkait
Mitsubishi Siap Hadirkan...
Mitsubishi Siap Hadirkan Mobil Off-road dan Tritron Bertenaga Listrik di JMS 2023
Toyota Siap Datangkan...
Toyota Siap Datangkan Mobil Bertenaga Hidrogen ke Indonesia
Mitsubishi Siap Kenalkan...
Mitsubishi Siap Kenalkan Pajero Sport Listrik di Tokyo Motor Show 2023
Mitsubishi Fuso Luncurkan...
Mitsubishi Fuso Luncurkan Model Terbaru di JMS 2023, Ini Keunggulan Truk Super Great
Nissan Pastikan Hyper...
Nissan Pastikan Hyper Urban Concept Akan Jadi Kejutan di JMS 2023
Tak hanya Canggih, Begini...
Tak hanya Canggih, Begini Cara Daihatsu Berikan Layanan di Jepang
Berita Terkini
Ducati Tidak Tertarik...
Ducati Tidak Tertarik dengan Reli Dakar, Ini Alasannya
Motor Listrik Jarak...
Motor Listrik Jarak Jauh Berdesain Agresif dan Teknologi Pintar Diluncurkan
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Mau Beli iCAR V23? Jangan...
Mau Beli iCAR V23? Jangan Salah Pilih, Ini Bedanya Varian X RWD, Y RWD, dan ZiWD
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved