Hino dan Taman Safari Lanjutkan Program Konservasi Elang Jawa

Jum'at, 25 Oktober 2019 - 09:50 WIB
Hino dan Taman Safari...
Hino dan Taman Safari Lanjutkan Program Konservasi Elang Jawa
A A A
BOGOR - Setelah acara peletakan batu pertama (ground breaking ceremony) pembangunan kandang perkembangbiakan Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) yang dilaksanakan pada tanggal 28 Maret 2019 lalu di Taman Safari Indonesia Bogor, Cisarua, Hino Indonesia bersama dengan Taman Safari Indonesia meresmikan kandang yang telah selesai dibangun pada hari Kamis tanggal 24 Oktober 2019.Kandang tersebut diresmikan oleh Mr. Kazushi Ehara, Presiden Direktur PT Hino Motors Manufacturing Indonesia dan Drs. Jansen Manansang, M.Sc, Direktur Taman Safari Indonesia.
Elang Jawa merupakan spesies burung pemangsa endemik (asli) Pulau Jawa ini harus dilindungi mengingat populasinya hanya tinggal 300-500 ekor saja. Populasinya terus menurun dan mengalami resiko kepunahan karena berkurangnya ekosistem hutan hujan tropis yang merupakan habitat alami Elang Jawa serta masih maraknya perburuan dan perdagangan ilegal.

Program CSR konservasi Elang Jawa bekerjasama dengan Taman Safari Indonesia ini meliputi dua program yaitu perkembangbiakan (breeding) dan penelitian tentang reproduksi Elang Jawa yang dilaksanakan selama 1 tahun. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah populasi Elang Jawa.Proses perkembangbiakan Elang Jawa akan dimonitor dan dipelajari oleh peneliti dan tim ahli dari Taman Safari Indonesia dan universitas lokal. Hasil penelitian tersebut diharapkan dapat meningkatkan keberhasilan perkembangbiakan Elang Jawa di dalam penangkaran (eksitu). “Dengan membangun kandang serta penelitian perkembangbiakannya, diharapkan Elang Jawa ini dapat terhindar dari kepunahan, sehingga di kemudian hari masih dapat dilihat oleh anak cucu kita”, ujar Ehara.
Kandang perkembangbiakan Elang Jawa ini dibangun sedemikian rupa di lokasi terpisah yang jauh dari keramaian dengan ukuran: panjang 9, lebar 9 dan tinggi 12 meter. Hal ini bertujuan untuk memberikan ruang yang luas dan tinggi menyerupai tempat tinggal Elang Jawa di alam liar.

Sepasang Elang Jawa akan menempati kandang perkembangbiakan ini. Harapannya, anakan Elang Jawa hasil perkembangbiakan dari pasangan ini di Lembaga Konservasi Eksitu Taman Safari Indonesia, jika dinilai sehat secara medis, akan dilepaskan ke habitat alaminya untuk menambah populasi Elang Jawa di alam (insitu).

Taman Safari Indonesia sebagai Lembaga Konservasi Eksitu telah memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di bidang konservasi spesies langka dan dilindungi. Drs. Jansen Manansang M.Sc menambahkan, “Kegiatan konservasi Elang Jawa maupun spesies langka lainnya tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Kerja sama dan peran serta berbagai pihak mulai dari pemerintah, swasta hingga masyarakat dibutuhkan demi tercapainya kelestarian spesies langka dan endemik Indonesia.”
(wbs)
Berita Terkait
Sambut Tradisi Mudik,...
Sambut Tradisi Mudik, Hino Hadirkan Aplikasi My Hino
Berhenti Produksi, Hino...
Berhenti Produksi, Hino Jamin Unit Stok Penjualan Tetap Aman
177 Outlet dan 568 Service...
177 Outlet dan 568 Service Bay Hino Siap Berikan Layanan Total Support Selama COVID-19
Hino Ubah Tiga Nama...
Hino Ubah Tiga Nama Truk Jagoannya
Pura Trans dan Hino...
Pura Trans dan Hino Latih Smart Driving untuk Para Sopir
Hino Siagakan 18 Titik...
Hino Siagakan 18 Titik Pusat Layanan di Jalur Mudik 2026
Berita Terkini
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
Gemuruh Adrenalin Istora...
Gemuruh Adrenalin Istora dan Ketenangan Kabin G3+: Strategi Polytron Manjakan Atlet Bulu Tangkis Elite Dunia
Melirik Ambisi China...
Melirik Ambisi China di Sumatera: BYD Gelar Pesta Teknologi Tanpa Asap Knalpot
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved