Mercy Recall Ribuan Mobil Akibat Oli Bocor

Jum'at, 19 Desember 2014 - 15:06 WIB
Mercy Recall Ribuan...
Mercy Recall Ribuan Mobil Akibat Oli Bocor
A A A
STUTTGART - Kabar kurang sedap menimpa Mercedes-Benz. Pabrikan asal Jerman ini telah mengeluarkan recall untuk beberapa ribu kendaraan baru yang mengusung mesin diesel.

Pabrikan menemukan masalah pada gasket tensioner rantai di mesin diesel BlueTec 4-silinder. Beberapa segel yang kendor memungkinkan oli mesin bocor.

Dilansir dari Letlanenews, Jumat (19/12/2014), kampanye recall mencakup E-Class, GLK-Class dan M-Class model tahun 2014-2015.

Kebocoran dapat menimbulkan ancaman bagi penguna jalam lain kerana oli di jalan raya sangat licin. Selain itu, juga dapat meningkatkan resiko kebakaran kompartemen mesin.
(dol)
Berita Terkait
Sah, Daimler Ganti Nama...
Sah, Daimler Ganti Nama Jadi Mercedes-Benz Group AG
Buktikan Status Dealer...
Buktikan Status Dealer Truk Mercedes Terbaik, PT Alun Indah Serah Terima 17 Unit Arocs
Daimler Jual Pabrik...
Daimler Jual Pabrik Smart di Prancis ke Perusahaan Inggris
Cocok dengan Sopir Indonesia,...
Cocok dengan Sopir Indonesia, Truk Axor M-Cab Euro 4 Punya Tempat Tidur Luas
Geely Bareng Daimler...
Geely Bareng Daimler AG Siap Bikin Mobil Listrik hingga Kapal
Pasar Komersial Meningkat,...
Pasar Komersial Meningkat, Daimler Usung Kendaraan Ramah Lingkungan
Berita Terkini
Vespa Sprint, Primavera,...
Vespa Sprint, Primavera, dan Liberty Ditarik Kembali Masalah Lampu Depan
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved