Mobil Auto Pilot Nissan Siap Mengaspal di Jepang 2016

Sabtu, 04 April 2015 - 10:20 WIB
Mobil Auto Pilot Nissan...
Mobil Auto Pilot Nissan Siap Mengaspal di Jepang 2016
A A A
TOKYO - Bos Nissan optimistis mobil auto pilotnya akan mengaspal di Jepang tahun depan. Perusahaan asal Jepang ini juga yakin, mobil otonom tersebut mulai bisa menavigasi di tengah lingkungan padat di 2020.

Dilansir dari Japantoday, Sabtu (4/4/2015), CEO Nissan Carlos Ghosn mengatakan teknologi dan peraturan akan menjadi tantangan tersendiri, tapi pengarahan perjalanan tetap disesuaikan. "Akan ada produk Nissan di Jepang, yang akan membawa kendaraan otonom," katanya kepada wartawan, di New York International Auto Show.

Ghosn mengungkapkan, siapapun yang memiliki teknologi semacam ini, pasti tidak sabar ingin segera menikmatinya. Selama lima tahun, tergabung dengan teknologi NASA dan kini mobil tanpa ada pengemudi di belakangnya, siap mengaspal di jalan raya pada Desember 2016.

Pada 2018, mobil ini akan memiliki kemampuan menghindari bahaya dan mampu berpindah jalur. Sehingga, diharapkan pada 2020 mobil hasil pabrikan Nissan itu siap beroperasi melalui jalan-jalan kota yang penuh sesak.

"Ini akan menjadi selangkah demi selangkah. Karena kita perlu menyesuaikan dengan regulator di setiap negara yang berbed," kata Ghosn, menurut Kyodo News. Dia menambahkan, perlu meyakinkan pembuat regulator di setiap negara, terkait penggunaan mobil auto pilot ini.

Nissan, produsen mobil terbesar kedua di Jepang, juga melihat rival dari negara yang sama Toyota dan Honda. Dari sebuah laporan di Ferbuari lalu, ketiga perusahaan besar tersebut berencana bekerja sama dengan perusahaan raksasa elektronik dan pemerintah. Semua itu dilakukan agar mobil auto pilot dapat segera mengaspal di negeri Sakura itu.

Langkah tersebut merupakan bagian dari insitif pemerintah dalam mendukung perkembangan industri dalam negeri. Mengingat, Google tengah menguji mobil berteknologi sejenis. Begitu juga dengan Apple yang tengah menyiapkan ke arah yang sama.

Pemerintah Jepang kemudian membentuk sebuah panel, menyiapkan aturan seputar mobil otonom. Mulai dari apa yang boleh, hingga apa yang dilarang.

Salah satu faktor yang dibahas adalah, kemungkinan terjadinya kecelakaan yang ditimbulkan kendaraan auto pilot tersebut. Para produsen mengatakan, kehadiran auto pilot itu dapat mengurangi jumlah kecelakaan di jalan, karena mengurangi potensi kesalahan manusia.
(dyt)
Berita Terkait
Teknologi Autonomous...
Teknologi Autonomous Driving di 2023: Potensi Besar, Tantangan Banyak
Kota Milton Keynes Uji...
Kota Milton Keynes Uji Coba Mobil Hantu untuk Transportasi Warganya
Kejutan! Diam-Diam Honda...
Kejutan! Diam-Diam Honda Sudah Kalahkan Tesla
India Tutup Pintu Rapat-Rapat...
India Tutup Pintu Rapat-Rapat Wacana Mobil Tanpa Sopir: Selamatkan 8 Juta Perut, Bukan Kejar Gengsi Teknologi
Waymo Gandeng Geely...
Waymo Gandeng Geely China Bikin Taksi Listrik Otonom
Jajaran Kendaraan Otonom...
Jajaran Kendaraan Otonom dan Energi Jenis Baru Siap Dikenalkan di Indonesia
Berita Terkini
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
Gemuruh Adrenalin Istora...
Gemuruh Adrenalin Istora dan Ketenangan Kabin G3+: Strategi Polytron Manjakan Atlet Bulu Tangkis Elite Dunia
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved