Kementerian ESDM Tegaskan Infrastruktur Pengisian Kendaraan Listrik Lampaui Target
Selasa, 01 Agustus 2023 - 08:38 WIB
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa saat ini infrastruktur pengisian kendaraan listrik sudah melampaui target. Foto/Ist
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa saat ini infrastruktur pengisian kendaraan listrik sudah melampaui target. Sudah ada 2.188 unit baik home charging maupun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tersebar di Indonesia.
Sekretaris Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan ESDM RI Ida Nuryatin Finahari menyebutkan infrastruktur pengisian kendaraan listrik telah melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2024. Target RPJMN pada 2024 membangun sebanyak 1.558 unit dan sampai Juni 2023 angkanya sudah melebihi hampir setengah dari target yang ditentukan.
“Sampai dengan Juni 2023, telah terbangun 2188 unit (pengisian kendaraan listrik), yang terdiri dari 842 unit charging station maupun instalasi listrik private dan 1346 unit swap battery. Ini Tentunya melebihi dari target yang kita rencanakan,” kata Ida dalam acara Sosialisasi Tarif dan Biaya Layanan Untuk Percepatan Charging Station, dilansir dari kanal YouTube Info Gatrik milik Kementerian ESDM.
Baca juga; Cara Melakukan Pengisian Baterai Mobil Listrik, Tinggal Colok!
Tak berhenti sampai situ, Kementerian ESDM berharap pembangunan infrastruktur pengisian kendaraan listrik terus ditingkatkan. Ini demi memberi keyakinan kepada masyarakat yang masih ragu untuk beralih ke kendaraan listrik berbasis baterai.
“Ke depannya, tentu tetap diperlukan dukungan dari semua pihak agar ketersediaan infrastruktur ini dapat mengimbangi pertumbuhan kendaraan listrik yang semakin masif,” ujar Ida.
Sekretaris Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan ESDM RI Ida Nuryatin Finahari menyebutkan infrastruktur pengisian kendaraan listrik telah melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2024. Target RPJMN pada 2024 membangun sebanyak 1.558 unit dan sampai Juni 2023 angkanya sudah melebihi hampir setengah dari target yang ditentukan.
“Sampai dengan Juni 2023, telah terbangun 2188 unit (pengisian kendaraan listrik), yang terdiri dari 842 unit charging station maupun instalasi listrik private dan 1346 unit swap battery. Ini Tentunya melebihi dari target yang kita rencanakan,” kata Ida dalam acara Sosialisasi Tarif dan Biaya Layanan Untuk Percepatan Charging Station, dilansir dari kanal YouTube Info Gatrik milik Kementerian ESDM.
Baca juga; Cara Melakukan Pengisian Baterai Mobil Listrik, Tinggal Colok!
Tak berhenti sampai situ, Kementerian ESDM berharap pembangunan infrastruktur pengisian kendaraan listrik terus ditingkatkan. Ini demi memberi keyakinan kepada masyarakat yang masih ragu untuk beralih ke kendaraan listrik berbasis baterai.
“Ke depannya, tentu tetap diperlukan dukungan dari semua pihak agar ketersediaan infrastruktur ini dapat mengimbangi pertumbuhan kendaraan listrik yang semakin masif,” ujar Ida.
Lihat Juga :