3 Tantangan Kendaraan Listrik di Indonesia, Salah Satunya Pasar Mobil Bekas Belum Ada
Selasa, 21 November 2023 - 18:47 WIB
Baca Juga: Memahami Perbedaan Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
Keberadaan pasar mobil bekas sangat penting sebagai syarat perkembangan kendaraan listrik di Indonesia. Mengingat saat ini masyarakat masih memikirkan harga jual kembali sebelum memboyong sebuah kendaraan. Untuk itu, Eddy Soeparno berharap seluruh pihak dapat membantu mematangkan ekosistem tersebut.
Selain itu, Eddy mengungkapkan hal terpenting untuk kendaraan EV adalah ketersediaan SPKLU, layanan servis dan aftersales mobil listrik. Menurutnya, SPKLU dengan fitur fast charging akan mendorong masyarakat untuk mulai beralih ke kendaraan listrik.
“Saya kira, kalau kita berbicara EV hari ini, ada beberapa tantangan, pertama adalah (ketersediaan) SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum). Apalagi yang tipenya fast charging, jangan sampai kita misalnya melakukan perjalanan dari Jakarta ke Surabaya, terus isi baterai di SPKLU (ternyata) nunggunya (sampai) dua jam,” ujarnya.
Keberadaan pasar mobil bekas sangat penting sebagai syarat perkembangan kendaraan listrik di Indonesia. Mengingat saat ini masyarakat masih memikirkan harga jual kembali sebelum memboyong sebuah kendaraan. Untuk itu, Eddy Soeparno berharap seluruh pihak dapat membantu mematangkan ekosistem tersebut.
2. Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum
Selain itu, Eddy mengungkapkan hal terpenting untuk kendaraan EV adalah ketersediaan SPKLU, layanan servis dan aftersales mobil listrik. Menurutnya, SPKLU dengan fitur fast charging akan mendorong masyarakat untuk mulai beralih ke kendaraan listrik.
“Saya kira, kalau kita berbicara EV hari ini, ada beberapa tantangan, pertama adalah (ketersediaan) SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum). Apalagi yang tipenya fast charging, jangan sampai kita misalnya melakukan perjalanan dari Jakarta ke Surabaya, terus isi baterai di SPKLU (ternyata) nunggunya (sampai) dua jam,” ujarnya.
Lihat Juga :