Hyundai Berharap Insentif Potongan PPN 10% Mobil Listrik Terus Berlanjut
Rabu, 22 November 2023 - 11:26 WIB
Hyundai berharap program potongan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10% untuk mobil listrik bisa berlanjut. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Insentif potongan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10% untuk mobil listrik akan berakhir pada Desember 2023. Hyundai berharap program tersebut bisa berlanjut agar masyarakat tetap tertarik membeli mobil listrik .
Hyundai menjadi salah satu yang masuk dalam program insentif tersebut karena mobil listrik, Ioniq 5 telah memenuhi syarat. Sesuai ketentuan, produsen harus merakit produknya secara lokal dan memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 5%.
Pemerintah memberikan bantuan untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) berupa PPN 1%. Sebelumnya PPN ini berlaku sebesar 11%, namun dipangkas 10%, sehingga menjadi 1% berlaku sejak April 2023 hingga Desember 2023.
Baca juga; Diskon Pajak Bikin Penjualan Mobil Melonjak
Hyundai menjadi salah satu yang masuk dalam program insentif tersebut karena mobil listrik, Ioniq 5 telah memenuhi syarat. Sesuai ketentuan, produsen harus merakit produknya secara lokal dan memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 5%.
Pemerintah memberikan bantuan untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) berupa PPN 1%. Sebelumnya PPN ini berlaku sebesar 11%, namun dipangkas 10%, sehingga menjadi 1% berlaku sejak April 2023 hingga Desember 2023.
Baca juga; Diskon Pajak Bikin Penjualan Mobil Melonjak
Lihat Juga :