Toyota Optimistis dengan Mobil Hidrogen Meski Banyak Tantangan
Kamis, 25 Januari 2024 - 15:47 WIB
Kedua perusahaan melakukan groundbreaking hydrogen refueling station (HRS) di SPBU Daan Mogot, Rabu (17/1).
Penjualan Mobil Hidrogen Sangat Kecil
Total penjualan kendaraan elektrifikasi Toyota, baik di dalam maupun di luar Jepang, serta per wilayah (Amerika Utara, Eropa, Asia, China, dan wilayah lainnya) memang mengalami peningkatan signifikan sepanjang tahun lalu. Penjualan mobil FCEV meningkat Januari-September 2023 di angka 166 persen.
Namun, penjualan kendaraan berbahan bakar sel hidrogen (FCEV) sangat kecil jika dibandingkan baterai ataupun ICE. Bahkan, di Jepang pun penjualan FCEV justru melempem.
Hingga saat ini, Toyota hanya berhasil menjual kurang dari 22.000 unit Toyota Mirai sejak 2014. Meski demikian, Toyota tetap percaya pada potensi teknologi ini sebagai alternatif untuk bahan bakar fosil.
Toyota berambisi untuk meningkatkan penjualannya hingga tahun 2030 dan berencana untuk mengoptimalkan teknologi sel hidrogen sebagai bagian dari masa depan mobilitas.
Penjualan Mobil Hidrogen Sangat Kecil
Total penjualan kendaraan elektrifikasi Toyota, baik di dalam maupun di luar Jepang, serta per wilayah (Amerika Utara, Eropa, Asia, China, dan wilayah lainnya) memang mengalami peningkatan signifikan sepanjang tahun lalu. Penjualan mobil FCEV meningkat Januari-September 2023 di angka 166 persen.Namun, penjualan kendaraan berbahan bakar sel hidrogen (FCEV) sangat kecil jika dibandingkan baterai ataupun ICE. Bahkan, di Jepang pun penjualan FCEV justru melempem.
Hingga saat ini, Toyota hanya berhasil menjual kurang dari 22.000 unit Toyota Mirai sejak 2014. Meski demikian, Toyota tetap percaya pada potensi teknologi ini sebagai alternatif untuk bahan bakar fosil.
Toyota berambisi untuk meningkatkan penjualannya hingga tahun 2030 dan berencana untuk mengoptimalkan teknologi sel hidrogen sebagai bagian dari masa depan mobilitas.
Hambatan Utama Ekosistem Hidrogen
Lihat Juga :