Toyota Optimistis dengan Mobil Hidrogen Meski Banyak Tantangan

Kamis, 25 Januari 2024 - 15:47 WIB
Hambatan utama pertumbuhan penjualan adalah biaya mahal bahan bakar dan kurangnya stasiun pengisian hidrogen. “Ya, memang lebih mahal investasi membuat stasiun pengisian hidrogen dibandingkan SPKLU,” ungkap Bob.

Teknologi FCEV Toyota juga menghadapi persaingan ketat dari pesaingnya, termasuk Hyundai, Honda, Nissan, dan Daimler.

Baca Juga: Pertamina-Toyota Kolaborasi Bangun Ekosistem Hidrogen di Indonesia, Untuk Apa?

Toyota membuat gebrakan pada bulan Juli lalu dengan mengumumkan rencana untuk meluncurkan 200.000 kendaraan bertenaga hidrogen secara global, dengan fokus utama pada Eropa dan Cina.

Pendekatan baru ini merupakan pergeseran besar fokus Toyota, yang mengumumkan niatnya untuk mengkomersialisasikan baterai solid-state revolusioner pada 2027. Baterai generasi berikutnya ini berpotensi mengurangi emisi karbon dari baterai kendaraan listriksebesar39%.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!