Perkenalkan Hopper, Bajaj Versi Jerman
Sabtu, 18 Mei 2024 - 18:40 WIB
Baca Juga: Gendong Mesin 217cc, Bajaj Qute Motor Serasa Mobil
Untuk meminimalkan pemeliharaan dan kerumitan mekanis, Hopper menggunakan sistem pedal-by-wire elektronik, bukan drivetrain penggerak rantai tradisional.
Sistem seperti itu bekerja dengan meminta pengendara memutar generator saat mengayuh. Tenaganya mengubah energi mekanik menjadi energi listrik yang dimasukkan ke motor. Motor tersebut mengubah energi listrik kembali menjadi energi mekanik yang digunakan untuk memutar roda.
Pengguna Hopper dapat memilih dua model, yakni Penumpang dan Kargo. Jika model Penumpang yang dipilih maka terdapat kursi kedua di belakang kursi pengendara. Model Kargo juga akan menggantikan kursi belakang dengan kompartemen kargo 300 liter yang dapat dikunci. Kedua versi tersebut dapat menyangga berat penumpang maksimum sebesar 160 kilogram atau bobot sekitar 120 kilogram.
Baca Juga: Bajaj Cetak Rekor Wheelie Lepas Tangan Terjauh di Dunia
Untuk meminimalkan pemeliharaan dan kerumitan mekanis, Hopper menggunakan sistem pedal-by-wire elektronik, bukan drivetrain penggerak rantai tradisional.
Sistem seperti itu bekerja dengan meminta pengendara memutar generator saat mengayuh. Tenaganya mengubah energi mekanik menjadi energi listrik yang dimasukkan ke motor. Motor tersebut mengubah energi listrik kembali menjadi energi mekanik yang digunakan untuk memutar roda.
Pengguna Hopper dapat memilih dua model, yakni Penumpang dan Kargo. Jika model Penumpang yang dipilih maka terdapat kursi kedua di belakang kursi pengendara. Model Kargo juga akan menggantikan kursi belakang dengan kompartemen kargo 300 liter yang dapat dikunci. Kedua versi tersebut dapat menyangga berat penumpang maksimum sebesar 160 kilogram atau bobot sekitar 120 kilogram.
Baca Juga: Bajaj Cetak Rekor Wheelie Lepas Tangan Terjauh di Dunia
Lihat Juga :