Ini Alasan Hyundai Lompat ke Mobil Listrik dan Nggak Minat Jualan Hybrid
Jum'at, 14 Juni 2024 - 13:23 WIB
Ini yang diterapkan oleh Hyundai, mengingat saat itu belum ada brand yang memasarkan mobil listrik murni di Indonesia.
“Sebenarnya mobil listrik ini ada peraturan pemerintah dulu. Kuncinya kalau mau sukses jualan mobil di Indonesia cuma dua, pertama ikuti kesukaan konsumen. Kedua, ikuti regulasi pemerintah. Jika tidak ikut dua-duanya kita nggak bisa jualan," kata Frans saat berkunjung ke Gedung iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2024).
Sebagai gambaran, pemerintah pernah mengeluarkan aturan soal mobil LCGC (Low Cost Green Car) pada 2013, yang diikuti sejumlah brand.
Hal tersebut terbukti meningkatkan penjualan, dari yang awalnya hanya ratusan ribu, bisa sampai jutaan unit per tahun.
Oleh sebab itu, Frans merasa langkah yang dilakukan Hyundai sudah tepat untuk langsung memasarkan mobil listrik di Indonesia, tanpa terlebih dahulu menjual mobil hybrid.
Hal ini juga dilakukan untuk memancing pabrikan lain agar bisa memperkenalkan dan menjual mobil listriknya.
“Sebenarnya mobil listrik ini ada peraturan pemerintah dulu. Kuncinya kalau mau sukses jualan mobil di Indonesia cuma dua, pertama ikuti kesukaan konsumen. Kedua, ikuti regulasi pemerintah. Jika tidak ikut dua-duanya kita nggak bisa jualan," kata Frans saat berkunjung ke Gedung iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2024).
Sebagai gambaran, pemerintah pernah mengeluarkan aturan soal mobil LCGC (Low Cost Green Car) pada 2013, yang diikuti sejumlah brand.
Hal tersebut terbukti meningkatkan penjualan, dari yang awalnya hanya ratusan ribu, bisa sampai jutaan unit per tahun.
Oleh sebab itu, Frans merasa langkah yang dilakukan Hyundai sudah tepat untuk langsung memasarkan mobil listrik di Indonesia, tanpa terlebih dahulu menjual mobil hybrid.
Hal ini juga dilakukan untuk memancing pabrikan lain agar bisa memperkenalkan dan menjual mobil listriknya.
Lihat Juga :