Alasan Penjualan Mobil di Indonesia Tertahan di 1 Juta Unit
Rabu, 03 Juli 2024 - 19:16 WIB
Pada kuartal pertama tahun ini, Tan mengungkapkan penurunan penjualan mobil disebabkan oleh pesta politik yang membuat konsumen menahan pembelian. Menurutnya, konsumen mengutamakan kebutuhan utama ketimbang membeli mobil.
“Lalu, ada pesta politik. Untuk otomotif biasanya ada dampak, pelanggan biasanya menunda. Biasanya, mereka (konsumen) beli berdasarkan prioritas. Nah, itu cukup mempengaruhi," ujarnya.
Faktor lainnya, situasi perekonomian dunia juga memberikan dampak besar. Menurut Tan, setiap negara memiliki keterkaitan satu sama lain. Jika mata uang suatu negara melemah, maka akan membuat harga mobil alami kenaikan.
"Suka tidak suka zaman sekarang ini memang negara satu sama lain sudah saling terkait. Misalnya, mobil kalau ada di negara yang bermasalah seperti dolar naik, maka hal tersebut bisa mempengaruhi sisi mata uang kurs," ungkapnya.
"Lalu situasi dunia juga mempengaruhi vendor, sumbernya udah multi bukan dari satu kota satu negara tertentu. Jadi, perekonomian dunia itu saat ini cukup berdampak terutama pada Indonesia terhadap pembelian mobil," lanjut Tan.
“Lalu, ada pesta politik. Untuk otomotif biasanya ada dampak, pelanggan biasanya menunda. Biasanya, mereka (konsumen) beli berdasarkan prioritas. Nah, itu cukup mempengaruhi," ujarnya.
Faktor lainnya, situasi perekonomian dunia juga memberikan dampak besar. Menurut Tan, setiap negara memiliki keterkaitan satu sama lain. Jika mata uang suatu negara melemah, maka akan membuat harga mobil alami kenaikan.
"Suka tidak suka zaman sekarang ini memang negara satu sama lain sudah saling terkait. Misalnya, mobil kalau ada di negara yang bermasalah seperti dolar naik, maka hal tersebut bisa mempengaruhi sisi mata uang kurs," ungkapnya.
"Lalu situasi dunia juga mempengaruhi vendor, sumbernya udah multi bukan dari satu kota satu negara tertentu. Jadi, perekonomian dunia itu saat ini cukup berdampak terutama pada Indonesia terhadap pembelian mobil," lanjut Tan.
Lihat Juga :