6 Kendaraan Teraneh di Dunia, Ada Bus Amfibi

Kamis, 25 Juli 2024 - 18:00 WIB

4. Norry



Bayangkan ketika meluncur di rel yang tidak terawat di atas papan datar dari bambu di atas kerangka kayu. Inilah sensasi yang dirasakan saat menaiki Norry di Kamboja, sebuah papan seukuran tempat tidur dilengkapi mesin kecil berisik, pengemudi, dan ruang untuk 15 penumpang. Penumpangnya duduk di atas dua sumbu dengan roda yang dilas di tempatnya.

Meskipun ini perjalanan yang mendebarkan, kecepatan dibatasi hingga 25 mph, sehingga tabrakan dengan Norry bambu lainnya dapat dihindari dengan mudah di jalur tunggal — apa yang terjadi ketika Norry lain datang dari arah berlawanan? Nah, salah satu pengemudi cukup berhenti, menurunkan penumpang, membongkar kendaraan, menunggu Norry yang datang lewat, merakit kembali, dan melanjutkan perjalanan di jalurnya.

Transportasi improvisasi ini mulai muncul setelah bertahun-tahun penelantaran jaringan kereta api selama pemerintahan Pol Pot. Tidak lama kemudian, sistem Norry yang berkembang pesat didirikan untuk mengangkut hasil pertanian, hewan, dan orang-orang.

Pemerintah Kamboja telah berhasil bekerja untuk memulihkan jaringan kereta api negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Akibatnya, sebagian besar rute Norry hilang. Namun, beberapa masih ada untuk tujuan wisata, termasuk satu di luar kota Battambang yang menawan. Jadi, jika pernah berada di daerah tersebut, pastikan untuk mengunjungi dan menaiki salah satu bentuk transportasi paling aneh di dunia, jika berani.

5. Coco Taxi



Saat bepergian ke Kuba, salah satu keasyikan di negara ini yaitu menyaksikan semua mobil klasik Amerika Serikat yang masih mendominasi jalanan di sana. Berkat embargo perdagangan AS selama 60 tahun, jalan-jalan di Havana dan kota-kota lainnya seperti museum mobil vintage. Dari Chevrolet vintage hingga Ford klasik, mobil-mobil yang diimpor ke Kuba pada tahun 50an masih menjadi mobil yang dikendarai hingga hari ini.

Jadi, pemandangan coco taxi di antara semua kemegahan itu bisa menjadi agak aneh dan bahkan mengecewakan. Taksi ini dinamai Coco dari bentuk cangkangnya yang mirip kelapa dan taksi tiga roda berwarna kuning cerah ini terutama ditemukan di ibu kota Havana.

Kendaraan ini dilengkapi mesin dua tak berisik dengan kecepatan maksimum sekitar 48 kilometer/jam. Turis kerap naik coco taxi kuning, sedangkan penduduk setempat naik coco taxi hitam atau biru.

Meskipun mesin dua tak mulai menjadi sesuatu yang usang, coco taxi tampaknya akan tetap ada, setidaknya untuk sementara. Selain mesinnya yang agak mengganggu telinga, cangkang fiberglass kelapa berwarna kuning ini juga mengganggu mata. Namun, taksi-taksi ini tidak dimiliki oleh satu perusahaan, jadi pengemudinya independen dan tarifnya lebih murah daripada taksi biasa.

6. Beer Bike



Beer bike — juga dikenal sebagai party bike — pertama kali terlihat di Amsterdam. Pada dasarnya, ini adalah bar mobil sepanjang 17 kaki yang dikayuh melalui jalanan oleh pengguna yang duduk di bangku. Bangku-bangku ini diletakkan di sekitar bar, yang dilengkapi dengan bartender, dan pedal berada di bawahnya.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!