Eropa Mempersulit China Jualan Mobil Listrik, Jerman Jadi Sasaran Empuk BYD
Minggu, 01 September 2024 - 13:18 WIB
Selain itu, BYD menginformasikan bahwa perjanjian tersebut masih harus mendapat persetujuan dan diharapkan selesai pada kuartal keempat.
Langkah ini akan memungkinkan BYD untuk mengambil kendali lebih besar atas strateginya di negara tersebut, di mana penjualan mencapai lebih dari 4.000 unit pada tahun lalu, namun sejauh ini telah menurun pada tahun ini seiring dengan penurunan permintaan kendaraan listrik di seluruh industri.
Hedin, grup mobilitas asal Swedia yang juga mengelola distribusi merek mobil Tiongkok lainnya termasuk XPeng dan Hongqi, sebelumnya mengelola hubungan BYD dengan enam distributor di seluruh Jerman, sehingga memfasilitasi masuknya pembuat kendaraan listrik Tiongkok tersebut ke pasar Eropa.
BYD juga bekerja sama dengan dealer lain di Jerman termasuk Sternauto, yang mendirikan toko di Berlin untuk merek tersebut awal tahun ini.
Hedin Automotive eMobility akan terus menjual mobil BYD di tiga kota di Jerman, kata BYD.
Langkah ini akan memungkinkan BYD untuk mengambil kendali lebih besar atas strateginya di negara tersebut, di mana penjualan mencapai lebih dari 4.000 unit pada tahun lalu, namun sejauh ini telah menurun pada tahun ini seiring dengan penurunan permintaan kendaraan listrik di seluruh industri.
Hedin, grup mobilitas asal Swedia yang juga mengelola distribusi merek mobil Tiongkok lainnya termasuk XPeng dan Hongqi, sebelumnya mengelola hubungan BYD dengan enam distributor di seluruh Jerman, sehingga memfasilitasi masuknya pembuat kendaraan listrik Tiongkok tersebut ke pasar Eropa.
BYD juga bekerja sama dengan dealer lain di Jerman termasuk Sternauto, yang mendirikan toko di Berlin untuk merek tersebut awal tahun ini.
Hedin Automotive eMobility akan terus menjual mobil BYD di tiga kota di Jerman, kata BYD.
Lihat Juga :