Mobil Listrik China Serbu Eropa, Renault Bertahan dengan Hybrid Murah Meriah

Senin, 14 Oktober 2024 - 21:14 WIB
2. Posisi Kedua di Eropa: Peningkatan penjualan tersebut mengantarkan merek Renault ke posisi kedua di segmen hibrida Eropa, hanya di bawah Toyota dari Jepang.

“Renault tampaknya berkinerja sangat, sangat baik,” beber analis di Stifel setelah produsen mobil tersebut mengumumkan pekan lalu bahwa mereka berpegang teguh pada target bisnisnya. Renault adalah sedikit dari produsen mobil tradisional Eropa yang tidak merevisi turun target di tengah kondisi pasar yang sulit.

Keunggulan Gearbox E-Tech yang Hemat Biaya

Kunci kesuksesan Renault di pasar hibrida adalah fokus pada teknologi gearbox yang telah mereka kuasai.

Para insinyur Renault mengembangkan 'dog clutch' yang disederhanakan — digunakan untuk menghubungkan dan melepaskan gigi tanpa memerlukan sinkronisasi — untuk menciptakan sistem transmisi hibrida berbiaya rendah yang disebut E-Tech.

Sistem E-Tech, yang dapat digunakan di semua model Renault, membutuhkan lebih sedikit komponen dibandingkan mesin hibrida lainnya, sehingga lebih ringan dan lebih murah.

Keuntungan Kompetitif dan Harga Terjangkau

- Harga Saham Renault Naik: Saham Renault naik 6,4% tahun ini, berbanding terbalik dengan penurunan 12% untuk indeks saham otomotif Eropa.

- Model Hibrida Kompetitif: Renault Clio hibrida dibanderol dengan harga 400 euro (sekitar Rp 6,6 juta) lebih mahal dari Toyota Yaris dan Peugeot 208, tetapi menawarkan tenaga yang lebih besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!