Bakar Duit USD3,5 Miliar Dolar Demi 14 Juta Mobil, BYD Ungkap Resep Gila Kuasai Dunia
Jum'at, 12 Desember 2025 - 11:13 WIB
Bayangkan restoran yang tidak hanya memasak makanan, tetapi juga menanam sayuran, menternakkan sapi, hingga membuat piringnya sendiri.
Begitulah BYD bekerja. Mulai rancang bangun kendaraan yang kompleks, sirkuit semikonduktor yang menjadi otak mobil, hingga charger pengisi daya, semuanya diproduksi secara mandiri di "dapur" mereka.
Strategi ini memangkas ketergantungan pada pemasok luar, mempercepat proses inovasi, dan yang paling krusial: menekan harga jual hingga ke titik yang membuat konsumen terbelalak.
"Ini semacam garansi pengembangan produk NEV kami untuk masa depan," ujar Zhao. Dengan memproduksi sendiri segala komponen vital, BYD mampu menjamin ketersediaan unit dan menyediakannya sesuai kebutuhan spesifik suatu negara dengan kecepatan yang sulit ditandingi.
Zhao memaparkan data yang mencengangkan: selama 20 tahun terakhir, investasi riset dan pengembangan (RnD) mereka kerap kali melampaui profit perusahaan itu sendiri.
Pada kuartal ketiga tahun 2023 saja, BYD mencatatkan investasi RnD sebesar lebih dari USD3,5 miliar.
Jika dikonversi, angka ini setara dengan puluhan triliun rupiah—jumlah yang masif hanya untuk "belajar dan mencoba".
Begitulah BYD bekerja. Mulai rancang bangun kendaraan yang kompleks, sirkuit semikonduktor yang menjadi otak mobil, hingga charger pengisi daya, semuanya diproduksi secara mandiri di "dapur" mereka.
Strategi ini memangkas ketergantungan pada pemasok luar, mempercepat proses inovasi, dan yang paling krusial: menekan harga jual hingga ke titik yang membuat konsumen terbelalak.
"Ini semacam garansi pengembangan produk NEV kami untuk masa depan," ujar Zhao. Dengan memproduksi sendiri segala komponen vital, BYD mampu menjamin ketersediaan unit dan menyediakannya sesuai kebutuhan spesifik suatu negara dengan kecepatan yang sulit ditandingi.
Investasi di Atas Profit: Pertaruhan Triliunan Rupiah
Analisis pasar menunjukkan bahwa kunci ledakan produksi BYD terletak pada keberanian mereka menggelontorkan dana riset.Zhao memaparkan data yang mencengangkan: selama 20 tahun terakhir, investasi riset dan pengembangan (RnD) mereka kerap kali melampaui profit perusahaan itu sendiri.
Pada kuartal ketiga tahun 2023 saja, BYD mencatatkan investasi RnD sebesar lebih dari USD3,5 miliar.
Jika dikonversi, angka ini setara dengan puluhan triliun rupiah—jumlah yang masif hanya untuk "belajar dan mencoba".
Lihat Juga :