Babak Baru Perang EV: GAC Susul BYD Gempur Pasar Jepang, Tawarkan Aion UT dan V yang Ramah Kantong

Sabtu, 13 Desember 2025 - 13:04 WIB
Setelah sukses merambah Thailand dan mengumumkan rencana masuk ke Inggris pada 2025, Jepang kini menjadi target strategis berikutnya.

Tantangan Berat di Kandang Lawan

Namun, jalan GAC tidak akan bertabur bunga. Pasar EV di Jepang masih tergolong "kurus". Hingga November 2025, penjualan mobil listrik di sana hanya tercatat 55.380 unit, atau hanya sekitar 1,5 persen dari total penjualan mobil baru—salah satu rasio terendah di antara negara-negara maju.

Meski demikian, pesaing senegaranya, BYD, telah menunjukkan bahwa celah itu ada.

Penjualan BYD di Jepang melonjak 64 persen year-on-year dengan 3.508 unit terjual pada periode Januari-November 2025.

BYD bahkan berencana meluncurkan model "Racco" pada 2026 dengan fitur pintu geser yang sangat digemari konsumen Jepang.

Pabrikan lokal pun tak tinggal diam. Toyota telah memperbarui bZ4X, Nissan sedang menyiapkan Leaf generasi terbaru, dan Suzuki bersiap meluncurkan EV pertamanya, e-Vitara.

Kehadiran GAC Aion dipastikan akan membuat persaingan di segmen mobil listrik Jepang semakin sengit dan menarik untuk disimak.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!