Dua Anak Emas Geely Serbu Indonesia: Apa Bedanya Zeekr dan Lynk & Co?

Rabu, 21 Januari 2026 - 07:22 WIB
Di sisi lain, Lynk & Co hadir dengan pendekatan yang lebih inklusif dan praktis. Dikembangkan bersama Volvo Cars, merek ini menyasar segmen keluarga modern yang menginginkan perpaduan antara kemewahan, nilai guna (value), dan konektivitas.

Secara portofolio, Lynk & Co lebih fleksibel dengan menawarkan opsi Plug-in Hybrid (PHEV) di samping model listrik murni. DNA Volvo yang kental membuat fitur keselamatannya menjadi nilai jual utama, dipadukan dengan desain SUV sporty yang relevan untuk penggunaan harian.

Tantangan di Medan Perang Baru

Meski membawa portofolio mentereng, jalan kedua merek ini di Indonesia tidak akan bertabur bunga. Zeekr harus berhadapan langsung dengan pemain mapan seperti BYD dan Hyundai di segmen EV premium, serta stigma kegagalan masa lalu yang mungkin masih membekas di benak sebagian konsumen.

Sementara itu, Lynk & Co harus bekerja keras membangun brand awareness di tengah dominasi SUV Jepang dan gempuran merek China lainnya.

Namun, data global memberikan optimisme. Penjualan Lynk & Co menembus rekor 350.000 unit pada 2025, sementara Zeekr mencatat pengiriman lebih dari 224.000 unit di 2024 dengan margin keuntungan kendaraan yang terus membaik hingga 17,3 persen di kuartal kedua 2025.

Dengan strategi harga yang tepat dan pemanfaatan jaringan platform Geely-Volvo, duet ini berpotensi mengacak-acak peta persaingan mobil premium di Tanah Air.

Pertanyaannya kini bukan lagi "kapan", melainkan "seberapa siap" konsumen Indonesia menerima standar baru kemewahan dari China ini.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!