Laba FIFGROUP Tembus Rp4,6 Triliun: Bukti Konsumsi Otomotif 2026 Masih Digdaya

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:10 WIB
Kenaikan laba ini ditopang oleh derasnya penyaluran pembiayaan yang mencapai Rp49,45 triliun, tumbuh 7,64 persen dari angka Rp45,94 triliun di tahun sebelumnya.

Di pasar tahun 2026, tren pembiayaan tidak lagi hanya soal motor bensin konvensional, tapi mulai merambah ke ekosistem kendaraan listrik yang lebih masif.

"Perseroan optimistis akan terus bertumbuh dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia," ujar Indra Gunawan, Presiden Direktur FIFGROUP yang baru saja ditunjuk dalam rapat tersebut.

Hal yang paling mencolok dari performa FIFGROUP bukanlah sekadar besarnya uang yang dipinjamkan, melainkan kemampuan mereka menagih kembali. Di tengah fluktuasi ekonomi, nilai Non-Performing Finance (NPF) atau kredit macet mereka terjaga di level 0,20 persen.

Dalam kacamata Otoritas Jasa Keuangan (OJK), angka di bawah 1 persen adalah prestasi, namun 0,20 persen menempatkan mereka dalam klasifikasi perusahaan pembiayaan yang "sangat sehat". Logikanya, setiap Rp1.000.000 yang dipinjamkan, risiko yang benar-benar macet hanya sekitar Rp2.000. Tingkat ketelitian dalam memilih nasabah inilah yang menjadi kunci daya tahan mereka di industri finansial.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!