Krisis Bahan Bakar Filipina Memburuk, Lebih dari 400 SPBU Terpaksa Tutup

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:27 WIB
Krisis Bahan Bakar Filipina Memburuk. Foto/ Viet
ALBAY - Lebih dari 400 SPBU di Filipina dilaporkan terpaksa menghentikan operasinya karena negara tersebut menghadapi krisis bahan bakar yang semakin memburuk, memicu penyelidikan atas kemungkinan penimbunan pasokan dan penetapan harga yang berlebihan.

Menurut laporan Top Gear PH, Kepolisian Nasional Filipina (PNP), pasukan polisi nasional negara itu, mengkonfirmasi bahwa 403 SPBU telah ditutup di seluruh negeri, sebagian besar di daerah pedesaan.



Angka ini hampir dua kali lipat dari 273 SPBU yang dilaporkan ditutup minggu sebelumnya.

Krisis disebabkan oleh konflik Timur Tengah

Kenaikan tajam harga bahan bakar diyakini disebabkan oleh penutupan jalur strategis Selat Hormuz menyusul konflik di Timur Tengah. Jalur ini merupakan salah satu jalur utama pengiriman minyak global, sehingga gangguan apa pun terus memengaruhi pasokan dan harga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!