Ironi Polestar: Dirakit di Amerika, tapi Tetap Dilarang Karena Software China

Jum'at, 03 Juli 2026 - 19:54 WIB
Saham Polestar (PSNY) di Nasdaq langsung turun 6,3% setelah pengumuman ini.

Strategi Polestar Pasca-Larangan AS

Polestar menyatakan tidak akan mengajukan banding. Sebaliknya, perusahaan memilih pivot penuh ke Eropa dan pasar berkembang.

"Industri otomotif memasuki fase baru yang berbasis dinamika regional. Strategi kami mencerminkan hal itu, dengan Eropa sebagai mesin pertumbuhan terbesar dan rencana produksi Polestar 7 di Eropa," kata Michael Lohscheller, CEO Polestar.

Data Penjualan Polestar: AS Bukan Pasar Utama

Eropa: 78% dari total penjualan kuartal I 2026

Amerika Serikat: hanya 6% dari total penjualan kuartal I 2026

Amerika Latin, Eropa Timur, Asia Tenggara, Kanada: target ekspansi berikutnya

Artinya, secara bisnis, kehilangan pasar AS bukan bencana finansial langsung — tapi secara simbolis, ini adalah tamparan keras bagi merek yang pernah bermimpi bersaing head-to-head dengan Tesla di tanah Amerika.

Peta Jalan Produk Polestar ke Depan

Polestar tetap akan melayani pemilik Polestar 3 dan Polestar 4 yang sudah ada di AS, termasuk jaringan servis. Untuk pengembangan produk global:

Polestar 4 varian baru (estate dengan jendela belakang): semester II 2026

Polestar 2 generasi baru (sedan): 2027

Polestar 5 (sedan premium): pengiriman konsumen mulai musim panas 2026

Polestar 7 (SUV kompak): diproduksi di pabrik Volvo baru di Slovakia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!