Perang soal Pemilu Presiden, tapi untuk yang Satu ini Trump dan Biden Umbar Pujian
Kamis, 19 November 2020 - 19:16 WIB
Laman Space.com menyebutkan, kicauan semacam itu mungkin merujuk pada rentang 9 tahun setelah pesawat ulang-alik pensiun pada 2011. Ketika Amerika Serikat tidak memiliki kemampuan untuk meluncurkan astronot ke orbit dan oleh karena itu sepenuhnya bergantung pada pesawat ruang angkasa Soyuz Rusia untuk melakukan pekerjaan ini.
Tapi benih prestasi awak SpaceX baru-baru ini ditaburkan selama masa jabatan pertama Presiden Barack Obama. Pada 2010, NASA mendirikan Program Kru Komersial, yang telah mendorong pengembangan taksi astronot Amerika pribadi untuk mengisi posisi pesawat ulang-alik.
Pada tahun 2014, program tersebut menandatangani kesepakatan membawa awak dengan SpaceX dan Boeing, yang sedang mengerjakan kapsulnya sendiri yang disebut CST-100 Starliner. Starliner belum siap menerbangkan astronot karena harus terlebih dahulu melakukan penerbangan tanpa awak ke ISS, misi yang gagal diselesaikan pada percobaan pertamanya pada Desember 2019.
Kicauan pasca-peluncuran Biden pada Minggu malam jauh lebih tradisional, tanpa komentar buruk tentang masa lalu NASA.
"Selamat kepada NASA dan SpaceX atas peluncuran hari ini. Ini adalah bukti kekuatan sains dan apa yang dapat kami capai dengan memanfaatkan inovasi, kecerdikan, dan tekad kami. Saya bergabung dengan semua orang Amerika dan orang Jepang dalam mendoakan agar para astronot berhasil dalam perjalanan mereka," tulis Biden.
Tapi benih prestasi awak SpaceX baru-baru ini ditaburkan selama masa jabatan pertama Presiden Barack Obama. Pada 2010, NASA mendirikan Program Kru Komersial, yang telah mendorong pengembangan taksi astronot Amerika pribadi untuk mengisi posisi pesawat ulang-alik.
Pada tahun 2014, program tersebut menandatangani kesepakatan membawa awak dengan SpaceX dan Boeing, yang sedang mengerjakan kapsulnya sendiri yang disebut CST-100 Starliner. Starliner belum siap menerbangkan astronot karena harus terlebih dahulu melakukan penerbangan tanpa awak ke ISS, misi yang gagal diselesaikan pada percobaan pertamanya pada Desember 2019.
Kicauan pasca-peluncuran Biden pada Minggu malam jauh lebih tradisional, tanpa komentar buruk tentang masa lalu NASA.
"Selamat kepada NASA dan SpaceX atas peluncuran hari ini. Ini adalah bukti kekuatan sains dan apa yang dapat kami capai dengan memanfaatkan inovasi, kecerdikan, dan tekad kami. Saya bergabung dengan semua orang Amerika dan orang Jepang dalam mendoakan agar para astronot berhasil dalam perjalanan mereka," tulis Biden.
Lihat Juga :