Tergiur Mobil Listrik, LG dan Magna Saling Lirik Bikin Powertrain Elektrik
Kamis, 24 Desember 2020 - 21:18 WIB
“Kemitraan ini sangat sesuai dengan strategi kami untuk berada di garis depan dalam elektrifikasi dan mendukung perusahaan pembuat mobil dengan berbagai portfolio kelas dunia,” ucap Swamy Kotagiri, Presiden Magna.
Dengan menyatukan kekuatan, harap Swamy, mereka berharap ada efisiensi dalam investasi dan lebih cepat untuk memasarkan dengan sinergi yang dilakukan.
“Pabrikan perlu menjadi distruptif untuk menjaga posisi kepemimpinannya dalam elektrifikasi. Dengan kesepakatan ini, LG memasuki fase baru dalam bisnis komponen otomotifnya. Sebuah peluang untuk berkembang dengan berbagai potensi didalamnya,” kata Kim Jin-yong, Presiden LG Electronics Vehicle Component Solutions Company.
Pihaknya percaya dengan kombinasi kekuatan dan pengalaman LG dan sejarah besar yang dimiliki Magna, itu akan mengubah EV powetrain space lebih cepat dibanding bila melakukannya sendiri.
Perusahaan Joint Venture ini akan melibatkan lebih dari 1.000 pekerja yang berkantor di LG di Amerika Serikat, Korea Selatan, dan China. Segala pengurusan terkait kesepakatan di antara kedua perusahaan ini diharapkan akan selesai pada Juli 2021. Hal ini termasuk pemenuhan berbagai kondisi dan seluruh persetujuan terkait pemenuhan berbagai aturan yang berlaku. (Baca juga: MUI Sampaikan 7 Poin Tausiyah Akhir Tahun 2020, Ini Isinya )
Dengan menyatukan kekuatan, harap Swamy, mereka berharap ada efisiensi dalam investasi dan lebih cepat untuk memasarkan dengan sinergi yang dilakukan.
“Pabrikan perlu menjadi distruptif untuk menjaga posisi kepemimpinannya dalam elektrifikasi. Dengan kesepakatan ini, LG memasuki fase baru dalam bisnis komponen otomotifnya. Sebuah peluang untuk berkembang dengan berbagai potensi didalamnya,” kata Kim Jin-yong, Presiden LG Electronics Vehicle Component Solutions Company.
Pihaknya percaya dengan kombinasi kekuatan dan pengalaman LG dan sejarah besar yang dimiliki Magna, itu akan mengubah EV powetrain space lebih cepat dibanding bila melakukannya sendiri.
Perusahaan Joint Venture ini akan melibatkan lebih dari 1.000 pekerja yang berkantor di LG di Amerika Serikat, Korea Selatan, dan China. Segala pengurusan terkait kesepakatan di antara kedua perusahaan ini diharapkan akan selesai pada Juli 2021. Hal ini termasuk pemenuhan berbagai kondisi dan seluruh persetujuan terkait pemenuhan berbagai aturan yang berlaku. (Baca juga: MUI Sampaikan 7 Poin Tausiyah Akhir Tahun 2020, Ini Isinya )
(iqb)
Lihat Juga :