Industri Minyak Amerika Melawan Agenda Mobil Listrik Joe Biden
Senin, 01 Februari 2021 - 19:00 WIB
Hanya saja upaya yang dilakukan AFPM justru masih dicurigai oleh beberapa pihak yang juga akan mengalami kerugian akan kebijakan elektrifikasi Joe Biden. Geoff Cooper, perwakilan dari Renewable Fuels Association (RFA) mengakui perwakilan mereka diundang pada pertemuan kedua, Februari nanti. Hanya saja mereka masih menunggu keputusan untuk ikut hadir atau tidak. "Kami bukan organisasi kemarin sore. Kami tidak ingin menjadi pion, dimana mereka malah memanfaatkan kami dari tujuan-tujuan kotor mereka, dan kami tidak tertarik akan hal itu," ucapnya.
The National Corn Growers Association (NCGA) juga masih menjaga jarak dengan upaya yang dilakukan AFPM. John Doggett, CEO NCGA mengaku malah tidak mendapatkan undangan untuk hadir Februari nanti. "Kami belum berbicara denan mereka (AFPM). Dan kami tidak punya urusan dengan mereka," ujarnya.Baca juga : Ngeri, Varian Baru Tesla Kini Lebih Kencang dari Supercar Ferrari
Diketahui Presiden Amerika Serikat ke-46 Joe Biden memang punya rencana besar melakukan elektrifikasi di Amerika Serikat. Sebagai langkah awal Joe Biden siap mengganti mobil dinas pemerintahan Amerika Serikat dengan mobil listrik . Total sebanyak 645.000 mobil dinas, berupa mobil dan truk pikap, akan diganti oleh mobil listrik buatan Amerika Serikat.
Hal itu terungkap lewat keterangan resmi Joe Biden baru-baru ini akan The Future America Made by America. Dia mengatakan langkah ini akan berdampak positif pada industri otomotif Amerika karena akan membuka ribuan lapangan kerja baru. "Pemerintah Ferderal saat ini memiliki armada kendaraan yang besar, kami akan menggantinya dengan mobil listik buatan Amerika oleh tenaga kerja Amerika. Ini akan jadi mobilisasi dan investasi publik terbesar kedua setelah Perang Dunia kedua," ucap Joe Biden.
The National Corn Growers Association (NCGA) juga masih menjaga jarak dengan upaya yang dilakukan AFPM. John Doggett, CEO NCGA mengaku malah tidak mendapatkan undangan untuk hadir Februari nanti. "Kami belum berbicara denan mereka (AFPM). Dan kami tidak punya urusan dengan mereka," ujarnya.Baca juga : Ngeri, Varian Baru Tesla Kini Lebih Kencang dari Supercar Ferrari
Diketahui Presiden Amerika Serikat ke-46 Joe Biden memang punya rencana besar melakukan elektrifikasi di Amerika Serikat. Sebagai langkah awal Joe Biden siap mengganti mobil dinas pemerintahan Amerika Serikat dengan mobil listrik . Total sebanyak 645.000 mobil dinas, berupa mobil dan truk pikap, akan diganti oleh mobil listrik buatan Amerika Serikat.
Hal itu terungkap lewat keterangan resmi Joe Biden baru-baru ini akan The Future America Made by America. Dia mengatakan langkah ini akan berdampak positif pada industri otomotif Amerika karena akan membuka ribuan lapangan kerja baru. "Pemerintah Ferderal saat ini memiliki armada kendaraan yang besar, kami akan menggantinya dengan mobil listik buatan Amerika oleh tenaga kerja Amerika. Ini akan jadi mobilisasi dan investasi publik terbesar kedua setelah Perang Dunia kedua," ucap Joe Biden.
(wsb)
Lihat Juga :