Mobil Balap Drifting Tim Red Bull Disita Pemerinta Kota Kyiv

Rabu, 18 Agustus 2021 - 07:00 WIB
Nyatanya meski sudah ditolak, Red Bull masih nekat melakukan aksi drifting tersebut. Parahnya lagi tanggal acara justru berubah yang semula 11 Agustus menjadi 10 Agustus.

Wakil Wali Kota Kyiv, Kostiantyn Usov mengaku kecewa dengan aksi nekat tersebut. Apalagi aksi drifting yang dilakukan justru merusak area halaman Saint Sophia Catedral. "Ini tindakan vandal yang tidak bisa ditolerir. Apakah mereka berani melakuannya di depan Saint Peter Square di Vatikan. Mereka akan langsung ditangkap jika melakukannya," ujar Usov.

Baca juga : Tidak Semua Sepatu Ideal Dipakai Saat Mengendarai Mobil

Dia mengatakan kerusakan yang disebabkan tim balap drifting Red Bull pada halaman Saint Sophia Catedral mencapai USD1.766,26 atau setara Rp25,2 juta. Pasalnya kerusakan yang terjadi di halaman mencapai seluas 21.500 meter persegi. Selain itu Red Bull juga didenda karena melanggar izin dari pemerintah kota setempat sebesaar USD63,76 atau setara Rp913.192.

Aksi drifting itu sendiri membuat warga Kyiv geger. Mereka heran mengapa aksi balapan drifting yang dilakukan dua mobil Nissan itu tetap berjalan. Apalagi saat aksi itu dilakukan, dari video yang beredar, terdapat beberapa polisi yang memang menjaga agar aksi balapan itu berjalan dengan baik.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!