Agar Mobilnya Irit, Bentley Bangun Lokasi Pengujian Senilai Rp235,6 Miliar
Sabtu, 11 Desember 2021 - 13:30 WIB
Untuk pengujian konsumsi bahan bakar, gedung baru milik Bentley itu dilengkapi dengan sebuah mesin dyno. Mesin itu bisa mensimulasikan berbagai kondisi berkendara. Tidak hanya kondisi jalan mesin itu juga bisa menyiapkan kondisi temperatur yang berbeda.
Alat itu juga bisa digunakan untuk menguji jarak tempuh mobil listrik dan mobil hibrid buatan Bentley. Diharapkan berkat bantuan alat itu kemampuan jarak tempuh mobil hijau buatan Bentley jauh lebih tinggi dibanding kompetitor.
Baca juga : Mengungkap Sosok dokter Kematian, Philip Nitschke, Kreator Kapsul Bunuh Diri
Dr Matthias Rabe, Head of Engineering Bentley mengatakan lokasi pengujian yang mereka buat telah memenuhi sertifikasi Britain's Vehicle Certification Agency. Jadi metode pengujian konsumsi bahan bakar mobil konvensional serta simulasi jarak tempuh mobil listrik benar-benar telah sesuai standar yang telah ditetapkan otoritas Inggris.
"Lokasi ini memberikan kita independensi dalam menguji kemampuan mesin yang ada di mobil kami sekaligus langkah ke depan untuk menyiapkan teknologi elektrifikasi buat mobil-mobil kami di 2024," ujar Dr Matthias Rabe.
Alat itu juga bisa digunakan untuk menguji jarak tempuh mobil listrik dan mobil hibrid buatan Bentley. Diharapkan berkat bantuan alat itu kemampuan jarak tempuh mobil hijau buatan Bentley jauh lebih tinggi dibanding kompetitor.
Baca juga : Mengungkap Sosok dokter Kematian, Philip Nitschke, Kreator Kapsul Bunuh Diri
Dr Matthias Rabe, Head of Engineering Bentley mengatakan lokasi pengujian yang mereka buat telah memenuhi sertifikasi Britain's Vehicle Certification Agency. Jadi metode pengujian konsumsi bahan bakar mobil konvensional serta simulasi jarak tempuh mobil listrik benar-benar telah sesuai standar yang telah ditetapkan otoritas Inggris.
"Lokasi ini memberikan kita independensi dalam menguji kemampuan mesin yang ada di mobil kami sekaligus langkah ke depan untuk menyiapkan teknologi elektrifikasi buat mobil-mobil kami di 2024," ujar Dr Matthias Rabe.
(wsb)
Lihat Juga :