Hyundai Gelar Tes Drive-Thru untuk Deteksi Penyebaran COVID-19
Sabtu, 25 April 2020 - 12:00 WIB
Hyundai bertujuan untuk menciptakan kehidupan dan kualitas yang lebih baik di Indonesia. Karena itu pihaknya berharap dukungan dalam tes Drive-Thru dan donasi alat perlindungan diri ini dapat membantu upaya pemerintah meratakan kurva penyebaran COVID-19 di Indonesia.
"Saya melihat bahwa Korea dan Indonesia adalah teman sejati melalui hubungan pemimpin kedua negara, dan bagi saya, teman sejati adalah mereka yang saling membantu pada masa yang sulit seperti sekarang ini," ucap Choi.
Tes cepat dengan metode Drive-Thru sendiri adalah klinik skrining pop-up yang dapat melakukan pemeriksaan dalam skala besar dan berlangsung sekitar 10 menit per orang. Metode ini telah sepenuhnya mengikuti instruksi pemerintah dan terdiri dari empat tahap. Mulai dari pendaftaran serta konsultasi, wawancara rekam medis, pemeriksaan, dan pengumpulan sampel untuk kadindat yang berpotensi terinfeksi.
Metode tes drive-thru tetap mendukung physical distancing dan penerapan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) agar menjaga pengemudi tetap aman di dalam mobil. Serta membantu mereka menghindari antrean panjang di rumah sakit, sehingga mencegah terjadinya penularan dari satu orang ke orang lainnya di ruang tunggu RS.
Tes ini juga melindungi tenaga medis dari kontak fisik yang dekat dengan orang-orang yang sedang diuji. Ini juga meringankan kerja tenaga medis yang ditempatkan di rumah sakit untuk mengidentifikasi COVID-19.
"Saya melihat bahwa Korea dan Indonesia adalah teman sejati melalui hubungan pemimpin kedua negara, dan bagi saya, teman sejati adalah mereka yang saling membantu pada masa yang sulit seperti sekarang ini," ucap Choi.
Tes cepat dengan metode Drive-Thru sendiri adalah klinik skrining pop-up yang dapat melakukan pemeriksaan dalam skala besar dan berlangsung sekitar 10 menit per orang. Metode ini telah sepenuhnya mengikuti instruksi pemerintah dan terdiri dari empat tahap. Mulai dari pendaftaran serta konsultasi, wawancara rekam medis, pemeriksaan, dan pengumpulan sampel untuk kadindat yang berpotensi terinfeksi.
Metode tes drive-thru tetap mendukung physical distancing dan penerapan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) agar menjaga pengemudi tetap aman di dalam mobil. Serta membantu mereka menghindari antrean panjang di rumah sakit, sehingga mencegah terjadinya penularan dari satu orang ke orang lainnya di ruang tunggu RS.
Tes ini juga melindungi tenaga medis dari kontak fisik yang dekat dengan orang-orang yang sedang diuji. Ini juga meringankan kerja tenaga medis yang ditempatkan di rumah sakit untuk mengidentifikasi COVID-19.
Lihat Juga :