Tesla Dikabarkan Bakal Bangun Pabrik Baterai dan Kendaraan Listrik di Indonesia
Sabtu, 21 Mei 2022 - 09:51 WIB
Indonesia telah berusaha untuk menarik investasi dari Tesla selama beberapa tahun, sekarang berusaha untuk mewujudkan kerja sama itu, apalagi posisinya Indonesia sebagai produsen nikel terbesar di dunia. Logam ini adalah elemen penting untuk katoda baterai kendaraan listrik.
Pada tahun 2025, Indonesia menetapkan target untuk 20% mobil yang dibuat di dalam negeri menjadi mobil listrik. Indonesia sedang mencoba untuk mengembangkan pasar EV-nya, dengan Hyundai baru-baru ini yang memulai produksi Ioniq 5, sementara Wuling Motors dari China diperkirakan akan membuat EV kecil di pabriknya di Indonesia akhir tahun ini.
Baca juga; Jawab Undangan Jokowi, Elon Musk ke Indonesia November
Selain itu, Hyundai dan LG Energy Solution memulai pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik senilai USD1,1 miliar di dekat ibu kota Jakarta. Setelah selesai, pabrik tersebut diharapkan dapat memproduksi sel baterai yang cukup untuk memberi daya pada 150.000 kendaraan listrik per tahun. Produksi dijadwalkan akan dimulai pada 2023.
Pada tahun 2025, Indonesia menetapkan target untuk 20% mobil yang dibuat di dalam negeri menjadi mobil listrik. Indonesia sedang mencoba untuk mengembangkan pasar EV-nya, dengan Hyundai baru-baru ini yang memulai produksi Ioniq 5, sementara Wuling Motors dari China diperkirakan akan membuat EV kecil di pabriknya di Indonesia akhir tahun ini.
Baca juga; Jawab Undangan Jokowi, Elon Musk ke Indonesia November
Selain itu, Hyundai dan LG Energy Solution memulai pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik senilai USD1,1 miliar di dekat ibu kota Jakarta. Setelah selesai, pabrik tersebut diharapkan dapat memproduksi sel baterai yang cukup untuk memberi daya pada 150.000 kendaraan listrik per tahun. Produksi dijadwalkan akan dimulai pada 2023.
(wib)
Lihat Juga :