5 Penggunaan Lampu Hazard yang Salah, Jangan Dicoba!
Jum'at, 28 Oktober 2022 - 06:45 WIB
Biasanya kondisi cuaca yang mengurangi jarak pandang dengan adanya kabut tebal sering kali dianggap sebagai alasan utama untuk menyalakan lampu hazard.
Alasan tersebut keliru, karena dianggap bisa menimbulkan risiko yang bisa membahayakan keselamatan. Hal yang harus dipahami dan disadari adalah lampu sein kanan dan kiri untuk berbelok menjadi tidak berfungsi. Alih-alih menggunakan lampu hazard, kurangi kecepatan dan berhati-hati saat sedang berkendara di kondisi cuaca yang buruk.
2. Dinyalakan saat kondisi jalanan berkabut
Menyalakan lampu hazard saat jalanan berkabut tentu tidak bisa membantu Anda dalam menerangi jalanan sekitar. Hal tersebut justru akan membuat pengguna jalan lain merasa bingung ketika sedang melintas di sekitar Anda.
Untuk itu, langkah yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan fitur fog lamp atau lampu kabut yang memang tersedia di kendaraan tersebut.
3. Isyarat memasuki terowongan
Kesalahan lain dalam menyalakan lampu hazard adalah dengan menyalakannya ketika memasuki terowongan. Biasanya pengemudi akan memasuki terowongan yang gelap ketika sedang membutuhkan bantuan penerangan dengan menyalakan lampu darurat tersebut.
Sayangnya, lampu yang berkedip di tempat yang gelap tersebut bisa menjadi gangguan visual sehingga bisa merusak konsentrasi serta pandangan dari pengguna lain yang juga memasuki terowongan.
4. Sebagai tanda saat konvoi
Alasan tersebut keliru, karena dianggap bisa menimbulkan risiko yang bisa membahayakan keselamatan. Hal yang harus dipahami dan disadari adalah lampu sein kanan dan kiri untuk berbelok menjadi tidak berfungsi. Alih-alih menggunakan lampu hazard, kurangi kecepatan dan berhati-hati saat sedang berkendara di kondisi cuaca yang buruk.
2. Dinyalakan saat kondisi jalanan berkabut
Menyalakan lampu hazard saat jalanan berkabut tentu tidak bisa membantu Anda dalam menerangi jalanan sekitar. Hal tersebut justru akan membuat pengguna jalan lain merasa bingung ketika sedang melintas di sekitar Anda.
Untuk itu, langkah yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan fitur fog lamp atau lampu kabut yang memang tersedia di kendaraan tersebut.
3. Isyarat memasuki terowongan
Kesalahan lain dalam menyalakan lampu hazard adalah dengan menyalakannya ketika memasuki terowongan. Biasanya pengemudi akan memasuki terowongan yang gelap ketika sedang membutuhkan bantuan penerangan dengan menyalakan lampu darurat tersebut.
Sayangnya, lampu yang berkedip di tempat yang gelap tersebut bisa menjadi gangguan visual sehingga bisa merusak konsentrasi serta pandangan dari pengguna lain yang juga memasuki terowongan.
4. Sebagai tanda saat konvoi
Lihat Juga :