Taksi Listrik Blue Bird BYD e6 Ini Sudah Melaju 500.000 Km, Bagaimana Rasanya?

Jum'at, 23 Desember 2022 - 09:32 WIB
“Untuk penanganan umum seperti kaki-kaki bisa kami tangani sendiri. Tapi, untuk urusan baterai seperti reset atau upgrade kelistrikan, harus dilakukan oleh teknisi langsung dari China,” tambahnya.

Marino mengakui, pengemudi e-Taxi harus pintar-pintar memperkirakan jarak tempuh. “Kita harus bisa mengukur baterai untuk pulang pergi. Misalnya baterai di 50 persen, maka toleransi maksimalnya di Sentul atau Bekasi,” ungkapnya. Ia mengakui, pernah beberapa kali hampir kehabisan baterai karena salah memperkirakan jarak.

BACA JUGA: Skuter Listrik Mercedes-Benz Dibanderol Rp37 Juta, Minat?



Bagi penumpang, tarif mobil listrik memang sedikit lebih mahal. Yakni antara Rp 5.000-Rp 5.300 per kilometer dan tarif buka pintu Rp 8.500.

Bandingkan dengan tarif taksi reguler Rp 4.600 per kilometer dan tarif buka pintu Rp 6.500. Tapi, memang mencoba mobil listrik punya sensasi berbeda. Selain mobil tidak bersuara, juga lebih nyaman.

Dari pertama berangkat di bandara Soekarno Hatta baterai mobil di angka 88 persen dan sampai di Bogor indikator masih di 67 persen. Artinya,sangatirit.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!