Laris Jualan Mobil Listrik, Perusahaan Mobil China Ini Mulai Kalahkan Tesla
Rabu, 29 Maret 2023 - 14:36 WIB
loading...
A
A
A
Total keuntungan yang masuk kocek BYD mencapai USD2,4 miliar atau setara Rp33,06 triliun. Angka itu jauh lebih besar dari perkiraan yang disebutkan oleh para analis otomotif.
Autoblog mengatakan besarnya pendapatan yang diraih oleh BYD tidak lain karena langkah bisnis mereka yang tepat waktu. Sejak 2022 lalu BYD memutuskan untuk sepenuhnya berjualan mobil listrik.
Hal itu membuat mereka jadi lebih fokus pada pengembangan mobil listrik. Selain itu mereka juga berhasil masuk ke wilayah Eropa dan Asia Tenggara dengan cepat.
Beberapa negara di Benua Biru seperti Inggris, Norwegia, dan Denmark kini jadi pasar yang besar setelah China. Di Asia Tenggara, BYD juga sudah mulai masuk ke Thailand dan Malaysia. Tidak terkecuali dengan Australia yang cukup terbuka menyambut mobil-mobil listrik buatan China.
Baca juga : Simulator Realitas Virtual Ini Ajak Pengguna Rasakan Alam Kematian
Autoblog mengatakan besarnya pendapatan yang diraih oleh BYD tidak lain karena langkah bisnis mereka yang tepat waktu. Sejak 2022 lalu BYD memutuskan untuk sepenuhnya berjualan mobil listrik.
Hal itu membuat mereka jadi lebih fokus pada pengembangan mobil listrik. Selain itu mereka juga berhasil masuk ke wilayah Eropa dan Asia Tenggara dengan cepat.
Beberapa negara di Benua Biru seperti Inggris, Norwegia, dan Denmark kini jadi pasar yang besar setelah China. Di Asia Tenggara, BYD juga sudah mulai masuk ke Thailand dan Malaysia. Tidak terkecuali dengan Australia yang cukup terbuka menyambut mobil-mobil listrik buatan China.
Baca juga : Simulator Realitas Virtual Ini Ajak Pengguna Rasakan Alam Kematian
Lihat Juga :