Produksi Mobil Listrik, Kia Corp Tangguhkan 1 Pabrik Domestik
Kamis, 01 Juni 2023 - 13:39 WIB
loading...
Ilustrasi KIA. Foto: Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kia Corp, pembuat mobil terbesar kedua Korea Selatan mengatakan, pihaknya akan menangguhkan operasi salah satu dari delapan pabrik domestiknya, selama paruh kedua tahun ini.
Hal itu dilakukan dalam persiapan untuk produksi kendaraan listrik (EV). Kia, afiliasi yang lebih kecil dari Hyundai Motor Co, akan mengubah pabrik Gwangmyeong No 1, tepatnya di selatan Seoul, menjadi pabrik EV.
"Mungkin perlu waktu bagi pabrik untuk memulai produksi EV setelah periode penangguhan enam bulan, kata pengarsipan itu," tulis Yonhap News, dikutip Kamis (1/6/2023).
Baca juga: Jadi SUV, KIA Luncurkan Sketsa Resmi KIA Carens Baru
Dilanjutkan, Kia memiliki delapan pabrik di Korea, dua di Gwangmyeong, tiga di Hwaseong, dan tiga di Gwangju.
"Sesang tujuh yang luar negeri, tiga di China dan masing-masing di Amerika Serikat, Slovakia, Meksiko dan India. Kapasitas tahunan keseluruhan mereka adalah 3,84 juta unit," sambungnya.
Pada April, pembuat sedan K5 dan Sorento SUV mengatakan, pihaknya bertujuan untuk menjual 1 juta EV pada tahun 2026, dan secara bertahap mengisi lineup EV-nya dengan 15 model pada tahun 2027.
Hal itu dilakukan dalam persiapan untuk produksi kendaraan listrik (EV). Kia, afiliasi yang lebih kecil dari Hyundai Motor Co, akan mengubah pabrik Gwangmyeong No 1, tepatnya di selatan Seoul, menjadi pabrik EV.
"Mungkin perlu waktu bagi pabrik untuk memulai produksi EV setelah periode penangguhan enam bulan, kata pengarsipan itu," tulis Yonhap News, dikutip Kamis (1/6/2023).
Baca juga: Jadi SUV, KIA Luncurkan Sketsa Resmi KIA Carens Baru
Dilanjutkan, Kia memiliki delapan pabrik di Korea, dua di Gwangmyeong, tiga di Hwaseong, dan tiga di Gwangju.
"Sesang tujuh yang luar negeri, tiga di China dan masing-masing di Amerika Serikat, Slovakia, Meksiko dan India. Kapasitas tahunan keseluruhan mereka adalah 3,84 juta unit," sambungnya.
Pada April, pembuat sedan K5 dan Sorento SUV mengatakan, pihaknya bertujuan untuk menjual 1 juta EV pada tahun 2026, dan secara bertahap mengisi lineup EV-nya dengan 15 model pada tahun 2027.
Lihat Juga :